Jo juga pernah menjajaki kariernya di organisasi internasional Oxfam dan di tempat inilah, Jo bertemu pria pujaan hati yang kemudian menikahinya, Brendan Cox, hingga memiliki dua buah hati.
Sebelum masuk dunia politik, Jo juga sempat menjadi pekerja sosial di Yayasan Bill dan Melinda Gates. Adapun di dunia politik, Jo memulainya dengan menjadi Ketua Jaringan Buruh Wanita, serta menjadi penasihat senior lembaga amal anti-perbudakan, Freedom Fund.
Tahun 2015 lalu, Cox bisa duduk di salah satu kursi parlemen dari Partai Buruh, setelah menang di daerah pemilihan Batley dan Spen, untuk menggantikan Mike Wood yang sudah duduk di parlemen sejak 1997.
Dengan duduk sebagai anggota parlemen, Cox kian lantang menyuarakan masalah HAM, serta jadi salah satu politikus yang paling ‘nyaring’ mendorong Inggris untuk lebih banyak menerima para pengungsi asal Timur Tengah.