Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Jaringan Kampanye Hillary Clinton Diretas, Rusia Disalahkan

Silviana Dharma , Jurnalis-Sabtu, 30 Juli 2016 |11:40 WIB
Jaringan Kampanye Hillary Clinton Diretas, Rusia Disalahkan
Jaringan kampanye Hillary diretas. (Foto: Reuters)
A
A
A

WASHINGTON DC – Jaringan kampanye Hillary Clinton diretas, sebagai kelanjutan dari serangan siber terhadap Partai Demokrat pekan lalu. Sedikitnya, sudah dua institusi yang dibocorkan datanya, yakni surel-surel Komite Nasional Demokrat (DNC) dan komite penggalang dana kampanye untuk Kongres Demokrat (DCCC).

“Komputer yang menyimpan data-data kampanye kami telah diretas sistemnya. Sekarang, serangan siber ini sedang diselidiki oleh ahlinya. Sejauh ini, mereka belum menemukan bukti bahwa sistem internal kami berada dalam bahaya,” terang juru bicara kampanye Hillary, Nick Merrill, seperti disunting ITV, Sabtu (30/7/2016).

Meski belum diketahui siapa pelakunya dan motif di balik semua itu, Demokrat telah berulang kali melimpahkan kesalahan kepada pemerintah Federasi Rusia. Menurut mereka, intelijen Putin melakukan ini sebagai bentuk dukungan kepada capres Republik Donald John Trump.

(Baca juga: Setelah Surel, Giliran Voicemail Demokrat yang Dibocorkan WikiLeaks)

Media lokal juga melaporkan, divisi keamanan nasional dari Kementerian Kehakiman sedang mengusut serangan siber yang melanda Partai Demokrat. Kasus ini diselidiki dalam konteks ada tidaknya ancaman terhadap keamanan Amerika Serikat.

Pada Jumat 29 Juli, FBI juga angkat suara. Menurut juru bicaranya, biro intelijen AS itu menyadari bahwa kasus ini telah melibatkan beberapa entitas politik. Sehingga mereka akan menyelidikinya secara hati-hati, untuk menentukan akurasi, sifat dan cakupan masalah ini.

“FBI menanggapi dengan serius semua laporan dugaan peretasan. Kami juga akan terus mengejar pertanggungjawaban pihak yang menimbulkan ancaman di dunia maya ini,” demikian keterangan resmi lembaga tersebut.

(Silviana Dharma)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement