Saat sedang di Polsek itulah, beredar pesan di media sosial yang bernada provokatif yang memicu emosi para warga sehingga terjadi tindakan pengrusakan.
"Nah, saat di polsek beredarlah pesan di media sosial yang berbau provokatif. Kemudian warga ramai secara sporadis melakukan aski kekerasan, khususnya pembakaran di tiga rumah kalau tidak salah, kemudian ada kendaraan, serta vihara dan klenteng," jelas Tito.
Tercatat delapan vihara mengalami pengrusakan dan pembakaran akibat massa yang mengamuk. Tito memastikan saat ini kondisi sudah aman serta terkendali.
"Nah ini sampai dengan hari Sabtu pagi, situasi sudah terkendali," tukas Tito.
(Fiddy Anggriawan )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.