TANGERANG - Pihak Kepolisian Resor Metro Tangerang akan menindak tegas para pelaku tawuran yang menewaskan salah satu siswa SMKN 4 pada Sabtu, 20 Agustus 2016. Sampai saat ini, pihak kepolisian sudah melakukan pemeriksaan terhadap enam orang saksi.
Kapolres Metro Tangerang Kombes Pol Irman Sugema mengatakan, pihaknya sudah berkordinasi dengan pihak sekolah dan Dinas Pendidikan Kota Tangerang.
"Kami sudah melakukan rapat, dan ada lima sekolah yang berpotensi konflik kami undang. Selain itu, dinas pendidikan juga ikut hadir untuk mencari solusi agar tawuran bisa dihentikan dan tidak lagi menjadi budaya," katanya.
(Baca: Polisi Temukan Gergaji di Lokasi Tawuran Siswa SMKN 4 Tangerang)
Ditambahkan Irman, pihak kepolisian akan menindak tegas pelaku tawuran. "Kami akan tindak tegas dan proses secara hukum yang berlaku. Agar para siswa yang masih di bawah umur juga tahu bahwa tawuran merupakan tindakan kriminal," tegasnya.
"Pihak kepolisian sudah melakukan penggeledahan terhadap siswa yang sekolahnya rawan konflik. Dan dari hasil ini ditemukan satu buah senjata tajam berbentuk pedang. Kami juga akan berkoordinasi dengan pihak terkait untuk melihat CCTV yang dipasang di Taman Potret, dan juga meminta agar ada CCTV di area vital," pungkasnya.
(Arief Setyadi )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.