Sementara wajah korban terlihat pucat. Meski demikian, Prima mengaku tidak memperhatikan bibir Mirna serta tak melakukan pemeriksaan di dada korban.
"Pucat, mulut kurang melihat. Saya tidak memperhatikan bibir," sambungnya.
Namun, Prima memastikan jika Wayan Mirna telah meregag nyawa sebelum tiba di rumah sakit. Sebab itu, ia sempat memasang alat pacu jantung kepada korban.
"Di rumah sakit sudah tidak ada respon, meninggal di perjalanan. (Alat pacu jantung) tidak ada respon sama sekali. Infus tidak jalan, tidak bisa dipasang, tidak mengalir," tandasnya.
(Fiddy Anggriawan )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.