Share

KNKT Akan Investigasi Jatuhnya Pesawat Latih di Cirebon

Dwi Ayu Artantiani , Okezone · Selasa 30 Agustus 2016 19:21 WIB
https: img.okezone.com content 2016 08 30 525 1476983 knkt-akan-investigasi-jatuhnya-pesawat-latih-di-cirebon-9l9r0zFYm4.jpg Foto: Illustrasi Antara

CIREBON - Kepala Bandara Cakrabuana‎ Deny Aryanto mengaku, pihaknya masih belum bisa memastikan penyebab pasti kecelakaan pesawat latih Cessna 172 milik Angkasa Aviation Academy dengan nomor PK-WTK yang jatuh di Desa Banjarwangunan, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat.

"Kami masih menunggu tim dari Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) untuk melakukan investigasi" terang Deny kepada wartawan, Selasa (30/8/2016).

(Baca: Penjelasan TNI AU Terkait Jatuhnya Pesawat Latih di Cirebon)

Deny menjelaskan, ada engine fuel dari pesawat pada waktu latihan terbang. Akan tetapi secara teknis pihaknya belum mengetahui pasti karena belum adanya investigasi dari KNKT.

"Sampai saat ini kami masih menunggu KNKT. Kabarnya mungkin malam ini, kalau malam ini tidak memungkinkan bisa besok" sambungnya.

 Pesawat Latih Cessna Jatuh di Cirebon, 2 Orang Terluka

Sementara, kata dia, untuk aktifitas operasional di bandara untuk hari ini secara otomatis difokuskan untuk penanganan evakuasi. Tetapi besok akan kembali normal, karena memang persoalan ini tidak begitu signifikan.

Ia mengaku di bandara ada lima flying school, untuk pesawatnya ada sebanyak 20. Ini sifatnya insidensial, tidak semua orang mengharapkan ini terjadi, untuk antisipasi pihaknya memfokuskan terhadap keselamatan penerbangan untuk kehandalan peralatan pesawat.

"Kondisi korban hanya mengalami luka ringan, tadi sempat ngobrol juga tidak ada rasa traumatik. Ini bukan jatuh, tapi mendarat darurat. ‎Terkait usia pesawat saya tidak bisa menerangkan karena tidak punya data itu, pihak flying school yang tahu," pungkasnya.

Baca Juga: Dukung Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan, Kabupaten Morowali Hibahkan Tanah ke KKP

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini