Share

Penghormatan dan Karangan Bunga Duterte untuk Para Pahlawan Indonesia

Silviana Dharma, Okezone · Jum'at 09 September 2016 14:51 WIB
https: img.okezone.com content 2016 09 09 18 1485636 penghormatan-dan-karangan-bunga-duterte-untuk-para-pahlawan-indonesia-rUcpI0QGPN.jpg Karangan bunga dari Presiden Filipina Rodrigo Duterte di TMPN Kalibata. (Foto: Silviana D/Okezone)

JAKARTA - "Ia tidak dikenal namanya, namun jasanya berkumandang di segenap penjuru tanah air. Karena ia telah memberikan jiwanya demi kemerdekaan bangsa dan negaranya." Demikian bunyi kalimat yang terukir di tugu peringatan Taman Makam Pahlawan Nasional (TMPN) Kalibata, Jakarta Selatan. Di samping tugu inilah, Presiden Filipina Rodrigo Duterte meletakkan karangan bunga sebagai tanda penghormatan kepada para pahlawan Indonesia.

Selepas menghadiri pertemuan internasional KTT ASEAN di Vientianne, Laos, Duterte segera terbang ke Jakarta. Jumat (9/9/2016), pagi tadi, Duterte menyapa warga Filipina di Indonesia dalam sebuah pertemuan di Hotel Shangri-La.

Presiden Filipina Rodrigo Duterte tiba di TMPN Kalibata. (foto: Silviana Dharma/Okezone)

Kemudian, sekira pukul 13.25 WIB, Duterte bersama rombongan tiba di TMPN Kalibata. Ia didampingi oleh sejumlah ajudan dari kedua negara dan tentunya Menteri Luar Negeri Filipina Perfecto Yassay.

Setibanya di depan gapura TMP Kalibata, Duterte membungkuk dalam untuk memberi salam pada para pahlawan. Berjalan hingga ke Tugu berlogo Garuda Pancasila, The Punisher mendengarkan lagu mengheningkan cipta berkumandang dengan khusyuk.

Buku tamu TMPN Kalibata yang diisi dan ditandatangani Presiden Filipina Rodrigo Duterte. (Foto: Silviana Dharma/Okezone)

Tak berlama-lama setelah memanjatkan doa dan meletakkan karangan bunga, Duterte balik kanan dan berjalan keluar. Di tengah perjalanan, ia membalikkan badan dan sekali lagi memberi penghormatan kepada para pahlawan Tanah Air. Tak lupa, Duterte pun menandatangani buku tamu TMPN Kalibata.

Kordinator Penggalian TMP Kalibata, Suwardi menyebut ziarah seperti ini biasa dilakukan oleh para pejabat tinggi negara lain yang bertandang ke Indonesia. "Hal pertama yang mereka lakukan pasti ke sini. Dan memang tidak perlu pendampingan dari presiden," ujarnya kepada Okezone.

Follow Berita Okezone di Google News

(rfa)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini