Share

Ini Hasil Investigasi Soal Ditembak Jatuhnya Malaysia Airlines MH17

Silviana Dharma, Okezone · Rabu 28 September 2016 20:16 WIB
https: img.okezone.com content 2016 09 28 18 1501225 ini-hasil-investigasi-soal-jatuhnya-malaysia-airlines-mh17-YTUacvyY0S.jpg Malaysia Airlines MH17 ditembak jatuh di Ukraina. (Foto: Getty Images)

KIEV – Penyelidikan terbaru tentang penyebab ditembak jatuhnya pesawat Malaysia Airlines MH17 telah diungkap ke publik. Polisi Senior Belanda, Wilbert Paulissen dalam konferensi persnya membeberkan fakta bahwa sesuai dugaan masyarakat selama ini, kelompok pemberontak Ukraina yang pro-Rusia andil dalam insiden tersebut.

β€œDapat disimpulkan memang MH17 ditembak jatuh dengan sistem misil (buatan Rusia) Buk 9M38. Misil ini dibawa dari teritori Federasi Rusia dan dikembalikan ke sana setelah peluncuran. Misil tersebut dilontarkan dari suatu situs berjarak 6 kilometer di selatan Desa Snizhne (Ukraina),” terangnya, seperti dilansir dari Independent, Rabu (28/9/2016).

Pihak penyidik menjelaskan, lokasi peluncuran misil tersebut terlacak berasal dari sebuah bukit di lahan pertanian sebelah barat Pervomaiskyi di wilayah kekuasaan Ukraina. Bukti ini diperoleh penyidik dari sejumlah saksi mata yang berhasil mengambil foto mencurigakan dari tempat itu.

Foto yang dimaksud menampilkan jejak asap membumbung di atas bukit tersebut. Laporan lain juga menyebut ada suara gaduh seperti roket ditembakkan dari lokasi yang ditunjuk.

Para saksi mata kunci ini kemudian menelusuri rombongan yang membawa misil Buk. Selayang pandang, mereka melihat ada empat misil yang diboyong. Semua dibawa dari perbatasan Rusia melewati Donetsk, Torez dan Snizhne. Ketiga daerah tersebut berada di Ukraina dan dikuasai oleh pemberontak pro-Rusia.

Otoritas setempat lebih lanjut mengungkap, misil-misil itu bahkan mendapat kawalan dari pejuang pro-Rusia. Secara rinci, jaksa menyebut ada sekira 3.500 bukti yang berhasil dikumpulkan terkait penyelidikan ini.

Bukti-bukti konkrit yang berhasil dikumpulkan berupa rekaman suara percakapan kelompok pemberontak sedang mendiskusikan penggunaan misil Buk, video rombongan militan pro-Rusia hingga foto-foto mereka sebelum menembakkan misil tersebut ke pesawat MH17.

Investigasi ini merupakan penyelidikan independen yang bertujuan mengidentifikasi dan mendakwa dalang serangan terhadap Malaysia Airlines MH17. Semua laporan yang disebutkan di atas faktanya baru bisa diungkap ke publik setelah pesawat tujuan Amsterdam-Kuala Lumpur itu diluluh lantakan selama dua tahun.

Saat insiden terjadi, separatis pro-Rusia sedang berperang dengan tentara Pemerintah Ukraina di perbatasan. Alhasil, pesawat Boeing 777-200ER yang kebetulan melintas terbelah dua di udara sehingga puing-puingnya berserakan hingga beberapa kilometer di kawasan yang dikuasai pemberontak. Aksi tersebut menewaskan semua penumpang dan kru pesawat yang berjumlah 298 orang.

(Sil)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini