Share

Ibu Tersangka Pelaku Bom New York Ditahan di Afghanistan

Silviana Dharma, Okezone · Kamis 29 September 2016 05:01 WIB
https: img.okezone.com content 2016 09 29 18 1501399 ibu-tersangka-pelaku-bom-new-york-ditahan-di-afghanistan-JX16YRCs0R.jpg Gambar dari siaran televisi yang memperlihatkan Ahmad Rahami usai baku tembak dengan polisi, 19 September 2016. (Foto: Reuters)

NEW YORK CITY – Ibu dan saudara laki-laki dari Ahmad Rahami (28), tersangka pelaku peledakan bom di New York ditangkap aparat di Dubai saat hendak terbang ke Amerika Serikat (AS). Kabar ini disampaikan langsung oleh ayah Rahami, Mohammad.

Dia mengungkap, istrinya, Najiba dan putranya yang lain, Qassim diinterogasi selama 16 jam di Dubai. Setelahnya, mereka diterbangkan ke Afghanistan dan saat ini ditahan di negara Asia Selatan tersebut.

"Mengapa (otoritas Dubai) mengirim putraku kembali ke Afghanistan? Dia sudah warga negara AS. Bawa dia pulang, jangan kirim dia ke negara lain," tukas Mohammad dalam wawancara yang dikutip dari Reuters, Kamis (29/9/2016).

Keluarga Rahami adalah pengungsi dari Afghanistan. Mereka sudah menetap di Elizabeth, New Jersey dan menjadi warga negara AS sejak 21 tahun yang lalu. Bahkan, mereka berdagang di kota tersebut, yakni sebagai penjual ayam goreng.

Nama mereka tercoreng segera setelah Ahmad Rahami terlibat baku tembak dengan polisi. Dia berhasil dilumpuhkan dan hasil penyelidikan membuktikan putra keluarga Rahami yang satu ini telah teradikalisasi di Pakistan. Dia menjadi ekstremis, bersumpah untuk menjalankan martir dan mengebom Manhattan pada 17 September.

Baca Juga: Saatnya Anak Muda Bangkit Bersama untuk Indonesia Bersama Astra

Tidak hanya di Manhattan, New York aksinya juga ditengarai terhubung dengan ledakan bom pipa di New Jersey dan bom yang ditemukan di Chelsea. Sedikitnya 31 orang terluka akibat ledakan bom panci uap bertekanan tinggi (presto) di New York, sementara tak seorang pun menjadi korban dalam ledakan di tetangganya New Jersey.

Ahmad sekarang ditahan di University Hospital di Newark, New Jersey. Dia terluka di bagian lengan dan bahunya saat terpojok oleh berondongan peluru FBI dan NYPD di Linden, New Jersey.

Serikat Kebebasan Warga Sipil AS pada Senin 26 September berencana menyiapkan pengacara untuk Ahmad. Otoritas setempat menjelaskan, kuasa hukum yang memadai dibutuhkan terdakwa guna menghormati asas praduga tak bersalah. Bantuan ini datang setelah menimbang kesulitan pihak keluarga dalam menghadirkan pembela yang tepat.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini