Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Korban Badai Matthew di Haiti Tembus 478 Orang

Silviana Dharma , Jurnalis-Jum'at, 07 Oktober 2016 |22:07 WIB
Korban Badai Matthew di Haiti Tembus 478 Orang
Seorang pria menggontong korban Badai Matthew di Haiti. (Foto: Sky News)
A
A
A

HAITI – Jumlah korban Badai Matthew di Haiti telah meningkat pesat jadi 478 orang. Sejauh mata memandang, seluruh negara kepulauan tersebut dikepung banjir. Jembatan-jembatan ambruk dan pasokan listrik terputus total.

Sebagaimana diwartakan Sky News yang mengutip Reuters, Jumat (7/10/2016), warga yang terpaksa mengungsi ke tempat yang aman mencapai 61.500 orang. Sementara itu, lebih dari 3.200 rumah hancur tersapu badai yang membawa hujan lebat disertai angin kencang di atas 150 mil per jam.

“Kehancuran di mana-mana. Setiap rumah telah kehilangan atapnya. Segala macam tumbuhan juga terhempas badai. Ini pertama kalinya kami menyaksikan bencana alam seperti ini,” kata Wali Kota Camp Perrin, Pilus Enor. Camp Perrin merupakan kota di Haiti yang terletak di pantai selatan semenanjung.

Kerusakan parah terutama terjadi di Jeremie, suatu kota kecil di Grand’Anse, selatan Haiti. Jembatan yang melintasi Sungai La Digue di Petit Goave hancur. Les Cayes yang menjadi rumah dari banyak pelabuhan besar juga tak bisa diakses. Atap-atap gereja katedral terbang tertiup angin. Demikian juga Badai Matthew telah meranggaskan ladang perkebunan pisang dan mangga setempat.

Sementara kebanyakan korban meninggal diperkirakan berasal dari kawasan barat daya Haiti, yang memang cakupan dampak badainya paling luas. Pemerintah khawatir jumlah ini masih akan terus bertambah.

Otoritas setempat menyatakan, sedikitnya 350 ribu penduduknya akan membutuhkan bantuan makanan, obat-obatan dan kebutuhan pokok lainnya. Pemerintah juga meyakini, badai kali ini merupakan bencana alam terburuk dan paling banyak menelan korban, setelah gempa bumi pada Januari 2010.

Selain di Haiti, badai yang sama telah menghantam Republik Dominika dan menewaskan empat orang. Di Kolombia, kepulauan St Vincent dan Grenadine,masing-masing seorang warganya tewas akibat Badai Matthew.

(Silviana Dharma)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement