Penggunaan akun pribadi surel ini juga dijadikan sebagai bahan utama Donald Trump, calon Presiden AS dari Partai Republik, untuk menyerang Hillary. Bahkan, Trump pernah menyebut skandal tersebut dapat menjadi alasan utama mantan menlu AS itu dijebloskan ke penjara.
Namun, skandal ini tidak menghentikan langkahnya, ia tetap terus melangkah untuk menuju pilpres AS 2016. Hillary juga sudah sadar dengan kesalahannya tersebut dan siap bertanggung jawab serta mengikuti prosedur penyelidikan dari FBI. Alhasil, biro investigasi federal tersebut menyatakan Hillary nihil pelanggaran.
Hillary menjadi capres perempuan pertama di AS yang didukung sepenuhnya oleh Partai Demokrat. Mantan Presiden George W Bush sekeluarga pun berada di pihaknya. Sayang, langkahnya terhenti pada babak penentuan 8 November 2016. Capres Republik, Donald Trump memenangkan 290 suara electoral college. Meskipun Hillary Clinton unggul dalam popular vote.
Biodata Tokoh
Nama Lengkap: Hillary Diane Rodham Clinton
Nama Panggilan/Julukan: Hillary atau Clinton
Tempat/Tanggal Lahir: Chicago, Illinois, Amerika Serikat, 26 Oktober 1947
Suami: William Jefferson “Bill” Clinton
Anak: Chelsea Victoria Clinton
Jenjang Pendidikan: Maine East High School (lulus 1965), Wellesley College (lulus 1969), Yale Law School (lulus 1973), Yale Child Study Center (lulus 1974).
Jenjang Karier: Dosen University of Arkansas Law School (Agustus 1971), Senator New York (3 Januari 2001–21 Januari 2009), Menteri Luar Negeri AS (21 Januari 2009–1 Februari 2013).
Penghargaan: Arkansas Woman of the Year (1983), Living Legacy Award dari Women International Center (1994), gelar kehormatan Doktor Hukum dari University of Ulster (2004), Hillary mendapat Medali Kebebasan (Freedom Medal) dari Roosevelt Institute (2009), Philippine Legion of Honor (2013), dan lain-lain.
(Silviana Dharma)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.