Ini Daftar Calon Menteri Kabinet Trump

Silviana Dharma, Okezone · Rabu 07 Desember 2016 16:33 WIB
https: img.okezone.com content 2016 12 07 18 1561126 ini-daftar-calon-menteri-kabinet-trump-7UtuJSG60u.jpg Calon menteri dalam kabinet Trump. (Foto: CNN)

HARI penobatan Donald Trump sebagai Presiden Amerika Serikat kian dekat. Satu per satu nama yang akan mengisi jajaran kabinetnya pun terkuak ke muka publik. Beberapa sudah dipastikan, sementara yang lain masih dalam perebutan.

Sedikitnya ada 4.000 posisi di pemerintahan yang harus diisi. Namun hanya 16 pos menteri sebagai jabatan tertinggi. Berikut ini daftar calon pengisi kabinet Trump yang ia umumkan dari kediamannya di Bedminster, New Jersey, dalam berbagai kesempatan.

1. Wakil Presiden

Posisi yang sejak awal kampanye sudah dipastikan adalah wakil presiden AS. Konvensi Partai Republik pada pertengahan tahun 2016 telah menetapkan mantan Gubernur Indiana Mike Pence sebagai orang yang cocok mendampingi sang miliarder New York.

2. Menteri Keuangan

Steve Mnuchin lama berkecimpung sebagai bankir. Pria berusia 53 tahun itu juga sempat bergabung dalam jajaran tim kampanye Donald Trump sebagai ketua pendanaan pada Mei 2016. Seperti dilansir dari Independent, Mnuchin mengaku dirinya telah ditunjuk menjadi Menteri Keuangan AS.

Menteri ini akan bertanggung jawab soal pinjaman pemerintah di pasar keuangan, membantu penulisan ulang kode pajak dan mengawasi Internal Revenue Service. Kementerian Keuangan juga berhak membuat atau mencabut sanksi keuangan terhadap negara musuh. Itu berarti, Mnuchin akan membantu Trump mengubah kesepakatan nuklir Iran dan pemulihan hubungan dengan Kuba yang dihasilkan pemerintahan Obama.

3. Menteri Pertahanan

Salah satu menteri yang maju mundur dalam pencalonannya adalah James Mattis. Mantan komandan strategis NATO itu disangsikan dapat mengisi posisi Menteri Pertahanan karena masa pensiunnya belum sampai tujuh tahun.

Sejarah mencatat hanya sekali aturan tersebut pernah diabaikan. Pada 1950, Presiden Harry S Truman mencalonkan tunggal Jenderal George Marshall, sehingga anggota kongres tidak memiliki pilihan lain.

4. Jaksa Agung

Posisi Jaksa Agung diberikan kepada Jeff Sessions. Ia adalah senator pertama yang menyatakan dukungannya kepada Donald Trump pada Februari 2016 saat berkampanye di Alabama.

Sessions selama ini dikenal sebagai pendukung kuat pembatasan terhadap imigran. Ia juga satu pikiran dengan Trump dalam hal pengurangan anggaran untuk menampung para pendatang itu dan memperketat proses masuk guna mengurangi kemungkinan mendatangkan pelaku kriminal ke dalam negeri.

5. Menteri Perdagangan

Pejabat senior tim transisi juga menguak nama Wilbur Ross sebagai Menteri Perdagangan. Ross dikenal dengan julukan Si Raja Bangkrut karena kegemarannya membeli serta merestrukturisasi sejumlah perusahaan yang di ambang kebangkrutan.

Sebagai investor terkemuka, kekayaan Ross diperkirakan mencapai USD2,9 miliar oleh majalah Forbes. Dia pernah mengatakan, AS seharusnya membebaskan diri dari perbudakan yang disebabkan oleh perjanjian dagang yang buruk. Ia juga menantang pemerintah untuk menerapkan tarif curam kepada China.

6. Menteri Layanan Kesehatan dan Kemanusiaan

Donald Trump pada Selasa 29 November 2016 juga telah menunjuk Tom Price sebagai Menteri Layanan Kesehatan dan Kemanusiaan. Dari segi latar belakang, Price seprofesi dengan Ben Carson. Keduanya sama-sama mantan dokter bedah, tetapi Price adalah spesialis bedah tulang.

Dalam menjalani tugasnya, pria ini akan membantu Trump mencabut dan mengganti kebijakan UU Perawatan Terjangkau, termasuk merevisi Obamacare. Mantan Anggota Kongres perwakilan Georgia itu pernah mengatakan, hukum yang berlaku di AS saat ini menyulitkan pasien dan dokter untuk membuat keputusan medis.

7. Menteri Perumahan dan Pembangunan Kota

Donald Trump dan Ben Carson pernah bersaing ketat dalam pemilihan pendahuluan (primary) Partai Republik untuk menuju Gedung Putih. Namun, kini keduanya tampak telah melupakan persaingan tersebut. Donald Trump memasukkan nama Ben Carson sebagai salah satu kandidat pengisi jajaran kabinetnya.

Ben Carson dinominasikan sebagai Menteri Perumahan dan Pembangunan Perkotaan. Dalam pernyataan resminya, Presiden ke-45 Amerika Serikat (AS) itu mengaku sangat senang menominasikan mantan rivalnya tersebut karena dinilai memiliki pemikiran hebat.

8. Menteri Perhubungan

Seperti dilansir dari New York Times, Rabu (7/12/2016), menteri perhubungan berperan penting untuk mengawasi dan mewujudkan janji kampanye Trump dalam meningkatkan pendanaan infrastruktur. Anggaran itu akan disalurkan untuk membangun ulang jalan-jalan di Amerika Serikat, jembatan, bandara dan sistem transit.

Pilihan Trump lantas jatuh kepada Elaine L Chao. Perempuan berdarah Asia pertama dalam kabinet pemerintahan baru ini sebelumnya pernah menjabat sebagai Menteri Perburuhan di bawah Presiden George W Bush. Chao juga dikenal sebagai istri dari Senator Mitch McConnell.

9. Menteri Pendidikan

Mantan ketua Partai Republik cabang Michigan, Betsy DeVos, dipandang Trump sebagai orang yang cocok memimpin Kementerian Pendidikan. Nama DeVos sayangnya memang kurang terkenal di luar Michigan. Meski begitu, Trump meyakini pilihannya sebagai sosok yang cerdas dan penuh gairah dalam hal pendidikan.

10. Direktur CIA

Politikus Partai Republik itu menunjuk Mike Pompeo sebagai Direktur Badan Intelijen Pusat (CIA). Mike Pompeo sudah menerima tawaran untuk mengisi posisi tersebut.

Senator Kansas itu memang diprediksi akan mengisi jabatan di kabinet setelah dikabarkan bertemu dengan Donald Trump pada pertengahan November 2016. Direktur CIA dan tempat terhormat di militer adalah dua kemungkinan posisi yang ditempati Pompeo mengingat latar belakangnya di bidang militer dan intelijen.

11. Duta Besar AS untuk PBB

Presiden Amerika Serikat (AS) terpilih Donald John Trump menunjuk Nikki Haley sebagai duta besar (dubes) untuk PBB. Gubernur South Carolina itu dipastikan menjadi perempuan pertama yang dipilih dalam jajaran kabinet politikus Partai Republik tersebut.

Namun, penunjukan Haley masih harus disetujui oleh Senat. Dua sumber dekat menyatakan, keputusan menjadikan Dubes untuk PBB setara dengan posisi lain di kabinet adalah hak prerogatif sang presiden.

12. Penasihat Keamanan Presiden

Penasihat Keamanan Kepresidenan diemban oleh Jenderal (Purn.) Michael Flynn. Meskipun tidak termasuk dalam jajaran kabinet, penunjukan Flynn juga terbilang krusial.

Pensiunan letnan jenderal sekaligus mantan direktur Defense Intelligence Agency itu vokal dalam menyuarakan pandangannya soal ancaman teroris. Flynn termasuk pula dalam jajaran pendukung setia Trump selama masa kampanye.

13. Kepala Staf Gedung Putih

Jabatan Kepala Staf Gedung Putih dipercayakan Trump kepada Reince Priebus. Trump sendiri yang mengumumkan Ketua Komite Nasional Republik itu untuk mengisi posisi di lingkar terdalamnya pada 13 November.

Kelak, dialah yang akan memegang peranan terpenting di Gedung Putih bersama Trump. Pengalaman politik dan koneksi Priebus akan sangat membantu Trump menjalankan pemerintahan.

14. Kepala Strategi

Salah satu orang yang berjasa dalam pemenangan Trump adalah Stephen K Bannon. Oleh karena itu, tidak mengherankan jika pemilik media online Breitbart tersebut juga dapat jatah penting dalam pemerintahan baru Trump.

Bannon dipastikan akan mengisi posisi kepala strategi dan penasihat senior di Gedung Putih. Trump yakin, Bannon adalah orang yang tepat untuk bekerja sama dengan Priebus.

1
6

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini