nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pelanggaran Syariat Islam di Lhokseumawe Didominasi Remaja

Agregasi Antara, Jurnalis · Kamis 15 Desember 2016 16:23 WIB
https: img.okeinfo.net content 2016 12 15 340 1567523 pelanggaran-syariat-islam-di-lhokseumawe-didominasi-remaja-lj9D7iqhYH.jpg

LHOKSEUMAWE - Pelanggaran syariat Islam di Kota Lhokseumawe, Provinsi Aceh, sepanjang tahun 2016 berjumlah 355 kasus dan jumlah itu didominasi oleh mereka yang masih berusia remaja.

Kepala Bidang Penegakan Syariat Islam dan Kebijakan Daerah, Muhammad Nasir mengatakan, mereka telah terbukti melanggar Qanun Nomor 11 Tahun 2001 dan Qanun Nomor 6 tahun 2014.

Pelanggaran Qanun Nomor 11 tentang Syiar, Ibadah dan Akidah sebanyak 155 orang, sedangkan pelanggaran Qanun Nomor 6 tentang Hukum Jinayat menurut masing-masing pasal, yakni Pasal 1 ayat 2 tentang Khamar (minuman keras) sebanyak dua kasus.

Kemudian, Pasal 1 ayat 22 tentang Maisir (judi) lima kasus, Pasal 1 ayat 23 tentang Khalwat (mesum) 36 kasus. Pasal 1 ayat 24 tentang Ikhtilat 57 kasus, Pasal 1 ayat 26 tentang Zina dua kasus.

"Selanjutnya, Pasal 1 ayat 28 tentang Liwath, ayat 29 tentang Musahaqah dan ayat 31 tentang Qadzaf tidak ada pelanggar," jelas Nasir.

Mengingat dominannya pelanggar aturan syariat Islam yang berusia remaja dan belum menikah, ia mengimbau kepada orangtua untuk selalu melakukan pengawasan yang lebih baik lagi kepada putra-putrinya.

"Kami sangat mengharapkan kepada orangtua, masyarakat dan semua pihak, supaya bersama-sama mengawasi lingkungan sosial dan juga tidak pesimis dengan perkembangan lingkungan sosial, agar generasi muda tidak terjerumus ke dalam pergaulan yang bertentangan dengan nilai-nilai agama dan etika moral adat budaya setempat," pungkas Nasir.

(put)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini