Share

Pemerintah Rusia Makamkan Dubes Andrey Karlov dengan Penuh Penghormatan

Rufki Ade Vinanda, Okezone · Kamis 22 Desember 2016 19:07 WIB
https: img.okezone.com content 2016 12 22 18 1573558 pemerintah-rusia-makamkan-dubes-andrey-karlov-dengan-penuh-penghormatan-qG8GGMAa8e.jpg Pemakaman Duta Besar Rusia untuk Turki, Andrey Karlov di Gedung Kementerian Luar Negeri Rusia. (Foto: TASS/Getty Images)

MOSKOW - Kantor Kementerian Luar Negeri Rusia di Kota Moskow dipilih menjadi lokasi untuk memberi penghormatan terakhir kepada Duta Besar Rusia untuk Turki, Andrey Karlov (62). Gedung pencakar langit itu pun dipadati oleh keluarga Karlov dan rekan sejawatnya yang ingin mengucapkan salam perpisahan.

Seperti dilansir Telegraph, Kamis (22/12/2016), pemakaman Karlov digelar dengan penuh penghormatan. Peti jenazah Karlov ditempatkan di bagian tengah aula gedung dalam kondisi terbuka. Empat petugas tampak menjaga peti jenazah Karlov dari setiap sudut.

Perdana Menteri Rusia Dmitry Medvedev dan Menteri Luar Negeri Sergei Lavrov yang hadir tampak mendekati peti dan meletakkan bunga sebagai wujud penghormatan. Presiden Rusia Vladimir Putin juga diperkirakan akan hadir untuk memberi salam perpisahannya.

Andrey Karlov adalah salah satu diplomat Rusia yang namanya terukir di dinding Kementerian Luar Negeri bersama nama-nama diplomat lain yang paling terkenal di Rusia. Ia merupakan diplomat senior yang pernah bertugas di Korea Utara (Korut) pada 1990-an dan di Korea Selatan (Korsel) pada 2000-an, sebelum akhirnya dikirim ke Turki pada 2013.

Prosesi pemakaman selanjutnya akan dilanjutkan ke Katedral Moscow's Gold-Domed Christ the Saviour untuk dilakukan upacara pemakaman yang dipimpin oleh kepala Gereja Ortodoks Rusia.

Sebelumnya, Putin mengungkapkan dirinya mengenal Karlov secara pribadi. Ia menganugerahi Karlov dengan gelar pahlawan atas jasanya yang tewas saat bertugas.

"Kita harus tahu siapa yang mengarahkan tangan si pembunuh," ujar Putin yang berjanji akan mengusut tuntas insiden ini.

Pemerintah Turki telah mengidentifikasi pelaku pembunuh Karlov yaitu Mevlut Mert Altintas (22) seorang mantan petugas polisi huru-hara Turki. Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan dan Presiden Rusia sama-sama menyebut insiden ini sebagai aksi 'provokasi di tengah upaya normalisasi hubungan antarkedua negara yang sempat menegang. (rav)

(rfa)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini