Share

Pemulangan Jenazah Dubes Rusia yang Tewas di Turki Disambut Kesedihan

Rufki Ade Vinanda, Okezone · Rabu 21 Desember 2016 15:26 WIB
https: img.okezone.com content 2016 12 21 18 1572279 pemulangan-jenazah-dubes-rusia-yang-tewas-di-turki-disambut-kesedihan-AmxHou3iZL.jpg Istri Andrey Karlov, Marina dan Ibunya, Maria Menangis Meratapi Kematian Suami dan putranya, Dubes Rusia untuk Turki. (Foto: TASS)

MOSKOW - Pemulangan jenazah Duta Besar Rusia untuk Turki, Andrey Karlov, disambut tangisan pihak keluarga. Tampak istri dari Karlov yakni Marina dan ibunya Maria menangis sambil memeluk peti mati yang diselimuti bendera Rusia.

Seperti dilansir Daily Mail, Rabu (21/12/2016), jenazah Karlov tiba di Bandara Vnukovo, Moskow, Rusia, dan disambut dengan upacara militer. Prosesi tersebut dihadiri Menteri Luar Negeri Turki Mevlut Cavusoglu dan rekan sejawatnya sesama Dubes Rusia, Sergei Lavrov.

Istri Karlov, Marina, yang berada di lokasi kejadian ketika suaminya terbunuh sempat pingsang dan dilarikan ke rumah sakit sebelum akhirnya kembali ke Moskow bersama jenazah suaminya.

"Saya bangun dari pingsan di tengah perjalanan ke rumah sakit. Saya pikir suami saya sudah mati saat itu karena pelaku menembaknya 11 kali dan saat itu tidak ada petugas keamanan sama sekali. Hanya ada penerjemah bahasa yang menemani kami sepanjang waktu. Ketika di rumah sakit, Wali Kota Ankara dan perwakilan kementerian kesehatan datang mengunjungi saya. Mereka berbicara bahwa suami saya sudah mati, dan saat itu dunia saya hancur. Suami saya tidak melakukan sesuatu yang salah, dan kami hanya menghadiri pameran foto," ujar Marina dengan sedih.

Sebelumnya, Dubes Rusia untuk Turki Andrey Karlov tewas ditembak oleh Mevlut Mert Altintas. Presiden Rusia Vladimir Putin dan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan sama-sama menyebut kejadian ini sebagai aksi provokasi di tengah normalisasi hubungan kedua negara yang sempat tegang. (rav)

Sumber: Daily Mail

Baca Juga: Dukung Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan, Kabupaten Morowali Hibahkan Tanah ke KKP

(rfa)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini