Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Sepanjang 2016, Tercatat 195 Gempa Guncang Sumbar

Rus Akbar , Jurnalis-Jum'at, 30 Desember 2016 |08:14 WIB
Sepanjang 2016, Tercatat 195 Gempa Guncang Sumbar
Ilustrasi
A
A
A

PADANG – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Padang Panjang, Sumatera Barat (Sumbar) merilis gempa sepanjang tahun 2016, baik yang terjadi di darat maupun di laut. Dari catatan tersebut, 195 gempa terjadi di tanah wilayah Sumbar.

Kepala BMKG Padang Panjang, Rahmat Triyono menjelaskan, Sumbar berada di antara pertemuan dua lempeng tektonik besar, yaitu lempeng Eurasia dan lempeng Indo-Australia serta patahan (sesar) Semangko.

“Di dekat pertemuan lempeng terdapat patahan Mentawai. Ketiganya merupakan daerah seismik aktif. Akibat dari pertemuan tersebut terbentuknya segmen-segmen aktif yang berpotensi menimbulkan gempabumi di daratan Sumatera Barat,” ujarnya, Jumat (30/12/2016).

Tiga zona yang aktif tersebut, yaitu zona subduksi, zona sesar Mentawai, dan zona sesar Sumatera. Ia menambahkan, sepanjang tahun ini, sebanyak 195 gempa terjadi, baik yang bersumber di darat maupun di laut.

Ia menyatakan, kalau dilihat gempa yang di laut lebih banyak terjadi di sekitar Kabupaten Kepulauan Mentawai. Gempa ini, lanjut Rahmat, diakibatkan subduksi dan juga aktivitas sesar Mentawai yang cukup aktif.

“Sedangkan gempa-gempa yang di daratan Sumatera disebabkan segmen- segmen patahan (sesar) Semangko yaitu segmen segmen sumpur, segmen Sianok, segmen Sumani dan segmen Suliti,” terangnya.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement