Share

Korban Penembakan di Istanbul, dari Jurnalis sampai Pasutri

Silviana Dharma, Okezone · Senin 02 Januari 2017 18:01 WIB
https: img.okezone.com content 2017 01 02 18 1581354 korban-penembakan-di-istanbul-dari-jurnalis-sampai-pasutri-TlrIvQ6jQY.jpg Paramedis menandu korban penembakan kelab malam Reina. (Foto: AP)

ISTANBUL – Malam Tahun Baru 2017 menyisakan duka mendalam di Istanbul. Seorang pria berkostum Bapak Natal menghancurkan sukacita para pengunjung kelab malam Reina pada pukul 1.15 waktu Turki.

Total 39 orang meninggal, kebanyakan dari mereka mengantongi kewarganegaraan asing. Polisi mengatakan kepada The New Arab, Senin (2/1/2017), korban tewas terdiri dari 27 WNA dan 11 warga Turki. Tersisa satu jasad lagi yang belum teridentifikasi. Sementara korban terluka mencapai 70 orang.

Turki

Dari 11 orang Turki yang meregang nyawa usai merayakan pergantian tahun di kelab papan atas tersebut, tiga nama sudah dipublikasikan. Mereka adalah Fatih Cakmak, Hatice Karcilar (29) dan Burak Yildiz (21). Ketiganya berprofesi sebagai penjaga keamanan.

Sumber: AP/STR

Chamak pernah lolos dari maut saat bom meledak di Stadion Besiktas pada 10 Desember. Namun kali ini dia tidak bisa mencurangi kematian lagi. Yildiz dilaporkan genap baru setahun bekerja hari itu. Dia menjadi orang pertama yang mati ditembak karena berjaga di paling luar.

Lebanon

Kelompok lain yang tewas berasal dari Lebanon. Di antaranya, seorang jurnalis bernama Elias Wardini. Aktivitas terakhirnya di Twitter tergambar dari sebuah foto yang diunggah ke Instagram, Dia tersenyum senang bersama Rita Chami di bawah guyuran hujan salju di Turki.

Haykal Mousallem juga termasuk korban terbunuh yang berasal dari Lebanon. Dia sedang berada di kelab malam itu untuk merayakan Tahun Baru 2017 bersama istrinya. Nasib sang istri tidak dijelaskan.

Kementerian Luar Negeri Lebanon mengatakan empat warga negaranya yang lain terluka akibat insiden ini. Seorang korban terluka, Francois al Asmar dari atas tempat tidurnya di rumah sakit mengaku selamat berkat paspornya.

“Saya selamat berkat paspor yang saya bawa tepat di sini, dekat jantung saya,” tuturnya.

Korban Penembakan di Istanbul, dari Jurnalis sampai Pasutri

989

ISTANBUL – Malam Tahun Baru 2017 menyisakan duka mendalam di Istanbul. Seorang pria berkostum Bapak Natal menghancurkan sukacita para pengunjung kelab malam Reina pada pukul 1.15 waktu Turki.

Total 39 orang meninggal, kebanyakan dari mereka mengantongi kewarganegaraan asing. Polisi mengatakan kepada The New Arab, Senin (2/1/2017), korban tewas terdiri dari 27 WNA dan 11 warga Turki. Tersisa satu jasad lagi yang belum teridentifikasi. Sementara korban terluka mencapai 70 orang.

Turki

Dari 11 orang Turki yang meregang nyawa usai merayakan pergantian tahun di kelab papan atas tersebut, tiga nama sudah dipublikasikan. Mereka adalah Fatih Cakmak, Hatice Karcilar (29) dan Burak Yildiz (21). Ketiganya berprofesi sebagai penjaga keamanan.

Chamak pernah lolos dari maut saat bom meledak di Stadion Besiktas pada 10 Desember. Namun kali ini dia tidak bisa mencurangi kematian lagi. Yildiz dilaporkan genap baru setahun bekerja hari itu. Dia menjadi orang pertama yang mati ditembak karena berjaga di paling luar.

Lebanon

Kelompok lain yang tewas berasal dari Lebanon. Di antaranya, seorang jurnalis bernama Elias Wardini. Aktivitas terakhirnya di Twitter tergambar dari sebuah foto yang diunggah ke Instagram, Dia tersenyum senang bersama Rita Chami di bawah guyuran hujan salju di Turki.

Haykal Mousallem juga termasuk korban terbunuh yang berasal dari Lebanon. Dia sedang berada di kelab malam itu untuk merayakan Tahun Baru 2017 bersama istrinya. Nasib sang istri tidak dijelaskan.

Kementerian Luar Negeri Lebanon mengatakan empat warga negaranya yang lain terluka akibat insiden ini. Seorang korban terluka, Francois al Asmar dari atas tempat tidurnya di rumah sakit mengaku selamat berkat paspornya.

“Saya selamat berkat paspor yang saya bawa tepat di sini, dekat jantung saya,” tuturnya.

Tunisia

Kabar duka juga menyambangi Tunisia. Sepasang suami istri, Mohamed Azzabi dan Senda Nakaa dipastikan tewas dalam serangan ini. Dubes Tunisia untuk Prancis melaporkan, pasutri tersebut meninggalkan seorang putri yang masih berusia lima bulan.

Palestina

Seorang perempuan muda dari Palestina, Lian Nasser (18) juga termasuk korban tewas pada malam Perayaan Tahun Baru 2017 di Istanbul. Dia sedang menikmati libur panjang di Turki bersama tiga perempuan lain.

India

Putra mantan anggota parlemen India, Abiz Rizvi dan seorang perempuan, Khushi Shah adalah warga negara India yang masuk daftar korban meninggal.

Yordania

Kemlu Yordania di Amman mengungkap, tiga warga negara Yordania meninggal dan empat lainnya terluka. Di antaranya ada Nawras Assaf, ayah dari tiga anak sekaligus pemilik sebuah bar di negara asalnya.

Irak

Juru bicara Kemlu Irak mengatakan, tiga warga negaranya meninggal dalam insiden ini. Nama-nama belum disebutkan.

Maroko

Kemlu Maroko mengonfirmasi, dua warganya terbunuh dan empat lainnya sedang dalam perawatan di rumah sakit. Belum ada nama yang dirilis.

Belgia

Kemlu Belgia memaparkan, seorang pria berkewarganegaraan ganda (Belgia dan Turki) meninggal. Warga negaranya itu berusia di atas 20 tahun.

Libya

Dari Libya, seorang tewas dan tiga terluka.

Kanada

Perdana Menteri Kanada, Justin Trudeau mengumumkan seorang perempuan dari negaranya tewas dalam insiden pergantian tahun di Turki. “Dengan duka mendalam saya belajar, serangan teroris yang mematikan di kelab malam Istanbul hanya membunuh dan melukai orang tak bersalah yang ingin merayakan Tahun Baru, salah satunya warga Kanada,” tukasnya.

Arab Saudi

Konsulat Arab Saudi di Istanbul menyatakan, lima warganya juga jadi korban tewas. Mereka terdiri dari dua perempuan dan tiga laki-laki. Sementara 11 orang lainnya terluka. Namun jumlah ini masih simpang siur.

Kuwait dan Rusia masing-masing kehilangan satu warga negaranya dalam serangan tersebut.

Tunisia

Kabar duka juga menyambangi Tunisia. Sepasang suami istri, Mohamed Azzabi dan Senda Nakaa dipastikan tewas dalam serangan ini. Dubes Tunisia untuk Prancis melaporkan, pasutri tersebut meninggalkan seorang putri yang masih berusia lima bulan.

Palestina

Lian Nasser. (Foto: Twitter)

Seorang perempuan muda dari Palestina, Lian Nasser (18) juga termasuk korban tewas pada malam Perayaan Tahun Baru 2017 di Istanbul. Dia sedang menikmati libur panjang di Turki bersama tiga perempuan lain.

India

Abiz Rizvi. (Foto: Indian Express)

Putra mantan anggota parlemen India, Abiz Rizvi dan seorang perempuan, Khushi Shah adalah warga negara India yang masuk daftar korban meninggal.

Yordania

Kemlu Yordania di Amman mengungkap, tiga warga negara Yordania meninggal dan empat lainnya terluka. Di antaranya ada Nawras Assaf, ayah dari tiga anak sekaligus pemilik sebuah bar di negara asalnya.

Irak

Juru bicara Kemlu Irak mengatakan, tiga warga negaranya meninggal dalam insiden ini. Nama-nama belum disebutkan.

Maroko

Kemlu Maroko mengonfirmasi, dua warganya terbunuh dan empat lainnya sedang dalam perawatan di rumah sakit. Belum ada nama yang dirilis.

Belgia

Kemlu Belgia memaparkan, seorang pria berkewarganegaraan ganda (Belgia dan Turki) meninggal. Warga negaranya itu berusia di atas 20 tahun.

Libya

Dari Libya, seorang tewas dan tiga terluka.

Kanada

Perdana Menteri Kanada, Justin Trudeau mengumumkan seorang perempuan dari negaranya tewas dalam insiden pergantian tahun di Turki. “Dengan duka mendalam saya belajar, serangan teroris yang mematikan di kelab malam Istanbul hanya membunuh dan melukai orang tak bersalah yang ingin merayakan Tahun Baru, salah satunya warga Kanada,” tukasnya.

Arab Saudi

Konsulat Arab Saudi di Istanbul menyatakan, lima warganya juga jadi korban tewas. Mereka terdiri dari dua perempuan dan tiga laki-laki. Sementara 11 orang lainnya terluka. Namun jumlah ini masih simpang siur.

Kuwait dan Rusia masing-masing kehilangan satu warga negaranya dalam serangan tersebut.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini