KECERDASAAN tidak diukur hanya dengan nilai sempurna pada pelajaran matematika. Nyatanya, Albert Einsten pernah beberapa kali 'ditendang' keluar oleh gurunya dari kelas karena dianggap bodoh. Sementara itu, Isaac Newton pernah diminta gurunya untuk masuk ke sekolah khusus akibat ketidakmampuannya dalam mengikuti proses pembelajaran.
Namun siapa sangka kedua orang tersebut kini namanya justru dikenal di seluruh penjuru dunia berkat penemuan-penemuan yang mereka. Mereka dikenal menjadi salah satu sosok cerdas di dunia oleh masyarakat-masyarakat dari generasi ke generasi.
Dilansir dari Wonderlist, Rabu (4/1/2016) berikut sepuluh orang tercerdas di dunia:
1. Albert Einstein
Siapa yang tak kenal Albert Einstein? Ia menjadi salah satu orang tercerdas di dunia karena otaknya bekerja sekira empat persen lebih cepat dan lebih baik dibandingkan manusia normal pada umumnya. Einstein kini menyandang gelar ilmuwan ilmiah paling dikenal dan paling berpengaruh di abad 20.
Nama Einstein sendiri bahkan telah dianggap menjadi salah satu jenis bahasa populer. Jika seseorang dipanggil dengan sebutan Einstein, maka orang itu dianggap sebagai orang brilian atau memiliki kreativitas yang tak ada habisnya.
2. Adolf Hitler
Kecerdasan tidak hanya terkait dengan sesuatu yang ilmiah. Diktator Adolf Hitler menjadi orang paling berpengaruh di abad ini dan dikenal dengan sebutan 'manusia iblis'. Hitler dikenal sebagai sosok paling kontroversial tetapi juga seorang pemimpin yang luar biasa.
(Foto: Wonderlist)
Pemimpin Jerman tersebut juga dianggap dalang pemicu pecahnya Perang Dunia II yang menewaskan sekira lebih dari 70 juta orang. Hitler meninggal pada 30 April 1945. Kini namanya dikenang sebagai salah satu penguasa yang paling kejam dalam sejarah.
3. Nelson Mandela
Sosok Nelson dikenal sebagai simbol 'pengampunan' atas jasanya menghapuskan apartheid.
(Foto: Wonderlist)
Sebelumnya Mandela adalah politikus Afrika yang mendekam dalam penjara selama 20 tahun karena perjuangannya menentang rezim apartheid. Ia memenangkan Nobel Perdamaian atas kinerjanya yang membantu mengakhiri segregasi rasial di Afrika Selatan. Nelson Mandela kini menyandang gelar sebagai bapak demokrasi Afrika. (rav)