FPI, menurut dia, sangat pro dengan Indonesia sehingga penting untuk mengajak seluruh anggotanya ikut dalam program bela negara, bukan justru melarangnya.
"Mestinya FPI bukan lembaga yang tidak boleh diajak, bahkan harus diajak, penting diajak karena FPI bagian dari realita ormas di Indonesia yang sangat pro dengan Indonesia. FPI itu sangat mendukung NKRI, jangan lupa itu," tegas Hidayat.
Oleh karena itu, lanjut dia, sudah sangat wajar FPI tidak perlu dicurigai sebagai bagian yang tidak boleh diajak dalam program bela negara. FPI justru harus dirangkul untuk menjadi bagian dari pihak-pihak yang membela negara.
"Daripada FPI dibawa menjadi ormas yang bisa anarkis, karena sweeping melulu misalnya, kalau dia kemudian orientasinya sekarang bela negara alangkah baiknya, mestinya didukung. Kalau masalahnya hanya prosedur perbaiki prosedur setelah itu lakukan bela negara, tapi UU itu harus ada supaya ada tolok ukurnya," pungkas Hidayat.
(Awaludin)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.