Setelah Tiga Tahun Tanpa Hasil, Pencarian MH370 Dihentikan

Rahman Asmardika, Okezone · Selasa 17 Januari 2017 16:53 WIB
https: img.okezone.com content 2017 01 17 18 1593775 setelah-tiga-tahun-tanpa-hasil-pencarian-mh370-dihentikan-0bS4yAYGZU.jpg Setelah tiga tahun berjalan, pencarian bawah air untuk mencari pesawat Malaysia Airlines MH370 akhirnya dihentikan. (Foto: Reuters)

KUALA LUMPUR – Pencarian bawah air untuk menemukan pesawat Malaysia Airlines MH370 yang hilang akhirnya dihentikan. Setelah berusaha selama hampir tiga tahun, pencarian yang melibatkan tiga negara: Malaysia, Australia dan China itu tidak berhasil menemukan pesawat tersebut.

Keputusan penghentian pencarian bawah air Malaysia Airlines MH370 tersebut ditandatangani oleh menteri transportasi dari tiga negara yang terlibat dalam pencarian dan diumumkan hari ini, 17 Januari 2017 pukul 14.00 waktu Malaysia.

“Meskipun semua upaya menggunakan sains terbaik yang tersedia, teknologi mutakhir, juga model dan saran dari para ahli profesional terbaik di bidangnya, disayangkan, pencarian tidak dapat menemukan pesawat MH370. Keputusan untuk menghentikan pencarian bawah laut tidak diambil dengan mudah dan tanpa rasa sedih,” demikian Komunike Bersama Tiga Negara pencarian MH370 yang dilansir Guardian, Selasa (17/1/2017).

Pesawat Malaysia Airlines MH370 yang bertolak dari Kuala Lumpur, Malaysia, menuju ke Beijing, China, hilang dari radar sesaat setelah lepas landas pada 8 Maret 2014. Pesawat Boeing 777 itu diduga jatuh di Samudera Hindia dengan membawa 239 penumpang dan awaknya. Namun, sampai pencarian dihentikan hari ini, bangkai pesawat nahas itu tidak berhasil ditemukan.

Pihak keluarga korban menyebut penghentian pencarian ini sebagai sebuah langkah yang tidak bertanggung jawab dan harus dipertimbangkan kembali. Melalui Voice370, kelompok dukungan keluarga korban MH370, mereka meminta pencarian dilanjutkan dengan memasukkan area baru seluas 25 ribu km persegi di sebelah utara wilayah pencarian saat ini seperti yang direkomendasikan dalam laporan Biro Keselamatan Transportasi Australia pada Desember 2016.

(dka)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini