Dia mengatakan, nantinya fasilitas perpustakaan terapung perlu ditambah monitor atau komputer jinjing untuk anak-anak agar mereka bisa bermain sekaligus untuk mendapatkan informasi mengenai bahaya narkoba.
Dia menjelaskan perpustakaan terapung merupakan kapal bekas Dirpolair yang telah dimodifikasi dan dilengkapi buku-buku dari Dinas Perpustakaan dan Arsip Kota Palembang.
Dia mengatakan, perpustakaan terapung tidak hanya berdiam di Pulau Kemaro, tetapi nanti akan keliling ke dermaga-dermaga masyarakat sepanjang aliran Sungai Musi untuk menyambangi anak-anak di sana,
Untuk sementara, kata dia, baru satu unit kapal. Ke depan pihaknya akan bekerja sama dengan Dinas Pendidikan kota setempat untuk menambah perpustakaan terapung. Menurut dia, Dirpolair menyiapkan kapalnya dan Disdik menyediakan buku-bukunya.
(Rachmat Fahzry)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.