Menyitat Vintage News, Jumat (27/1/2017), pada 1849, Harriet berhasil kabur ke Philadelphia. Namun, Harriet yang kala itu berusia 27 tahun bolak-balik hingga 13 kali ke kampung halamannya, Dorchester County. Misinya, membebaskan keluarga, teman dan para budak Afrika Amerika lainnya.
Setiap kali menjalankan misi, ia membawa rombongan besar para budak menuju kebebasan. Mereka bepergian di malam hari dan penuh kerahasiaan. Total, Harriet membebaskan lebih dari 300 budak. Hebatnya lagi, dalam setiap misi ia tak pernah kehilangan satu orang pun.
Sepuluh tahun kemudian, yaitu pada 1859, ia membeli peternakan di Auburn, New York. Di sinilah Harriet membangun rumah untuk keluarga dan para budak lainnya.
Selama masa Perang Saudara, Harriet mendukung tentara kesatuan sebagai anggota kepanduan, mata-mata dan perawat bagi pasukan Afrika-Amerika. Ketika perang berakhir, ia mendirikan Panti Jompo Harriet Tubman.