Tanggal 26 Januari dianggap sebagai hari berduka bagi suku asli Australia tersebut. Sebab pada 1878, rombongan pertama kapal Inggris tiba di New South Wales. Peristiwa tersebut menandakan invasi serta menjadi awal mula tersingkirnya suku Aborigin dari tanah mereka.
Gubernur New South Wales, David Hurley, menggunakan peringatan tersebut untuk memuji daya tahan suku-suku asli Australia. “Kami memahami bahwa hari ini 229 tahun lalu kedatangan Armada Pertama Inggris membawa dampak buruk bagi Anda, keluarga Anda, dan budaya Anda,” ujar Hurley.
Suku Aborigini kini hanya tersisa 3% dari total populasi Australia yang mencapai 24 juta orang. Mereka adalah etnis paling miskin di Australia. Suku Aborigin juga sering mengalami diskriminasi, kekurangan lapangan pekerjaan, dan mendapat layanan kesehatan yang buruk bila dibanding dengan warga Australia lain.
(Wikanto Arungbudoyo)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.