Saat tiba di lokasi, terpampanglah plang nama dari kayu bertuliskan “Rumah Si Pitung”. Untuk bisa masuk ke dalam, kita diharuskan bayar karcis dulu yang enggak mahal-mahal amat kok. Cuma Rp5 ribu per kepala.
“Ini yang katanya Rumah Si Pitung. Tapi sebenarnya ini rumah orang kaya yang dirampok Si Pitung. Haji Syaifuddin namanya, orang kaya pemilik tambak sekitar sini dulu,” terang Beny kepada Okezone.
Tentu penulis tertarik masuk ke dalam rumah yang berbentuk rumah panggung layaknya di Kalimantan atau Sulawesi itu. Rumah panggung dari kayu-kayu jati yang terpelihara apik hingga kini.
Sesaat setelah naik anak tangga, kita sudah akan melihat beberapa perabotan antik di serambi depan, plus sebuah manekin yang dipakaikan baju khas jawara Betawi.