Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

KISAH: Akhir Tragis Lady Jane Grey, Ratu dengan Pemerintahan Tersingkat Sepanjang Sejarah Inggris

Rahman Asmardika , Jurnalis-Senin, 30 Januari 2017 |07:01 WIB
KISAH: Akhir Tragis Lady Jane Grey, Ratu dengan Pemerintahan Tersingkat Sepanjang Sejarah Inggris
Lady Jane Grey. (Foto: Wikimedia Commons)
A
A
A

Dilansir Vintage News, Senin (30/1/2017), Pemerintahan Edward VI hanya berlangsung selama sekira enam tahun, karena pada usia 15 tahun, dia didiagnosis menderita penyakit yang mematikan. Dibesarkan sebagai seorang Protestan, Edward VI kemudian menyusun sebuah rencana mempengaruhi politik kerajaan agar tahta raja Inggris jatuh ke tangan penguasa Protestan. Di akhir hidupnya, Edward VI menunjuk sepupunya, Lady Jane Grey sebagai penerusnya.

Sepanjang pemerintahannya, Raja Edward VI yang masih belum cukup umur diwakilkan oleh seorang regent atau wali. Jabatan ini dipegang oleh 1st Duke of Northumberland, John Dudley ayah Lord Guilford Dudley yang merupakan suami dari Lady Jane Grey. Sang mertua mendukung keputusan Raja Edward VI untuk menjadikan Lady Jane Grey pewaris tahta. Maka, setelah kematian Raja Edward VI pada 6 Juli 1553, Jane diproklamirkan sebagai Ratu Inggris.

Sayangnya, tidak semua rakyat dan bangsawan Inggris setuju dengan penunjukan itu dan lebih memilih pewaris tahta berasal dari garis keturunan langsung keluarga kerajaan. Karena itu, setelah sembilan hari, Dewan kerajaan memproklamirkan Mary I, saudara tiri Edward VI, putri dari Henry VIII dari istri pertamanya, Catherine dari Aragon, sebagai Ratu Inggris yang baru.

Dalam waktu singkat, Mary I membatalkan reformasi Protestan yang dijalankan Edward VI dan menjatuhkan vonis mati atas tuduhan pengkhianatan kepada Lady Jane Grey.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement