Semula, nyawa Lady Jane Grey yang saat itu berusia 16 tahun diampuni oleh ratu Mary I, tetapi, kemudian ayahnya terlibat dalam pemberontakan Wyatt, yang menentang pernikahan Ratu Mary I dengan Raja Phillip dari Spanyol pada awal 1554. Setelah pemberontakan itu dipadamkan, Lady Jane Grey dan suaminya kembali dijatuhi hukuman mati atas tuduhan pengkhianatan.
Lady Jane Grey menghadapi eksekusinya dengan berani. Dia mengenakan sapu tangan putih untuk menutup matanya dan meminta kepada algojo untuk diantar ke balok pemenggalan di mana dia meletakkan kepalanya.
Pada 12 Februari 1554, hidup Lady Jean Grey berakhir tragis di balok pancungan. Dia menjadi Ratu Inggris selama sembilan hari dari 10 Juli 1553 sampai 19 Juli 1553, menjadikannya ratu dengan masa pemerintahan tersingkat sepanjang sejarah Inggris sampai saat ini.
(Rahman Asmardika)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.