Image

Kewenangannya Dipangkas, Panglima TNI Tak Tahu soal Pembelian Heli AW 101

Bayu Septianto, Jurnalis · Senin, 6 Februari 2017 - 21:51 WIB
Panglima TNI, Jenderal Gatot Nurmantyo. Panglima TNI, Jenderal Gatot Nurmantyo.

JAKARTA - Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo mengaku tidak pernah mengetahui adanya rencana pengadaan pembelian helikopter AgustaWestland (AW) 101 oleh TNI AU yang sempat menjadi kontroversi. Gatot beralasan dirinya tidak mengetahui soal pembelanjaan alutsista dari masing-masing matra di TNI.

Hal ini lantaran dirinya terbelenggu oleh aturan yang dikeluarkan oleh Menteri Pertahanan Nomor 28 Tahun 2015. Peraturan ini pun memangkas kewenangannya dalam membuat dokumen rencana anggaran dalam jangka panjang, menengah, hingga pendek baik di Angkatan Darat (AD), Angkatan Laut (AL) dan Angkatan Udara (AU). 

"Untuk diketahui saya sebagai panglima sama dengan Detasemen Markas Mabes. Saya tidak kendalikan AD, AL, AU. Mengapa? Pada Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004 mengatakan alur perencanaan visioner menggunakan mekanisme bottom up, top, down secara terpadu. Semua keputusan pertahanan sudah benar ketat sistematis," kata Gatot saat rapat di Komisi I DPR, Senayan, Jakarta Pusat, Senin (6/2/2017).

Gatot pun mengaku sulit bertanggung jawab dalam pengendalian terhadap tujuan, sasaran penggunaan anggaran TNI termasuk angkatan. Tanggung jawab itu kini dilimpahkan langsung ke Kementerian Pertahanan.

Jenderal bintang empat itu mengaku dirinya kini hanya bisa menjelaskan soal belanja barang di TNI untuk postur yang ada di Mabes saja, yang kini besarnya mencapai Rp 4,8 triliun. 

"Yang dilakukan Mabes hanya untuk kekuatan integratif operasional baik patroli laut, udara, perbatasan Rp2,3 triliun, modernisasi alutsista Rp 1,3 triliun, profesionalisme prajurit Rp500 miliar. Rp4,3 triliun untuk pegawai, Rp 1,9 triliun barang kantor 36 satuan kerja," tandasnya.

Mendengar keluhan itu, Anggota Komisi I DPR Effendi Simbolon lantas meminta penjelasan Menhan Ryamizard Ryacudu yang juga hadir dalam rapat kerja tersebut. Namun, Ryamizard meminta agar penjelasan dilakukan secara tertutup tanpa diliput awak media.

(fas)

  • TAG :

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini

Live Streaming