Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Bukit Duri, Banjirmu Dulu dan Kini..

Fakhrizal Fakhri , Jurnalis-Jum'at, 17 Februari 2017 |17:32 WIB
Bukit Duri, Banjirmu Dulu dan Kini..
A
A
A

"Tiap tahun banjir. 2016 enggak begitu tinggi. Terus sekarang (2017) lebih tinggi. 2015 hampir sama lah dengan sekarang. Tapi paling parah kan 2007 sampai atas banget banjirnya. Ini sebenernya biasanya banjir gede gini 5 tahun sekali. Sekarang malah setahun sekali," keluh Sri.

Perempuan yang memiliki tiga anak ini mengaku akan terus memantau setiap kebijakan Pemprov DKI yang ingin menyelesaikan permasalahan banjir di Ibu Kota.  "Mudah-mudahan pengerjaannya (normalisasi Ciliwung) cepat selesai. Padahal kan sudah gusur-gusur ya tapi masih banjir. Nanti selesai proyeknya semoga cepat biar enggak kebanjiran lagi mudah-mudahan ya," ujar Sri.

Sementara warga lainnya, Mulyono (54) menambahkan, ia bersama keluarganya sudah 30 tahun tinggal di Bukit Duri. Ia membeberkan pengalamannya yang tak pernah merasakan banjir saat masih tinggal di tempat tersebut pada tahun 1980-an.

Mulyono mengenang bahwa pada saat itu, masih banyak taman yang menghiasi kawasan Bukit Duri. Nuansa di Bukit Duri amat terkenal dengan kesejukannya lantaran rindangnya pepohonan yang masih tumbuh di sana.

"Di sini itu dulu tahun 80 ke bawah enggak pernah banjir. Dulu Ciliwung masih sangat lebar. Air selalu tertampung ngalir enggak pernah naik ke rumah warga. Nah mulai tahun 85 ke atas, banjir mulai tuh. Mulai naik ke atas sampe Taman Bukit Duri SMAN 8 situ. Sampai sekarang setiap tahun kena terus SMAN 8," kenang Mulyono. (sym)

(Awaludin)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement