Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Innalillahi.. Nenek Isa Ditemukan Tewas Membusuk di Dalam Rumah

Zulfikarnain , Jurnalis-Rabu, 08 Maret 2017 |23:20 WIB
Innalillahi.. Nenek Isa Ditemukan Tewas Membusuk di Dalam Rumah
A
A
A

MAKASSAR - Warga Desa Bulu Sibatang, Kecamatan Bontoramba, Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan (Sulsel) digemparkan dengan penemuan mayat nenek Isa. Jasad perempuan berusia 80 tahun itu ditemukan dalam kondisi membusuk di rumahnya, Rabu (8/3/2017).

Penemuan mayat itu pertama kali ditemukan tetangga nenek Isa bernama Sera. Ia tak sengaja mencium bau busuk dari arah rumah korban.

Sera lalu memanggil warga lainnya untuk memeriksa rumah korban. Setelah didobrak, nenek Isa ditemukan tewas tergeletak, dalam kondisi membusuk.

"Dia (Sera) mencium bau busuk saat berada di depan rumahnya, merasa janggal. Ia lalu memanggil tetangga lainnya dan menemukan nenek Isa sudah meninggal dalam kondisi membusuk," terang Kapolsek Tamalatea Kompol Sahrul, usai meninjau TKP, Rabu (8/3/2017).

Diduga, korban sudah tidak bernyawa sejak tiga hari lalu. Sementara ini diduga meninggal dunia karena faktor penyakit yang diidap sejak lama.

"Setelah mewawancarai pihak keluarga, korban memang sudah mengidap penyakit. Kematian korban diduga faktor itu juga. Korban diperkirakan meninggal dunia 3 hari lalu," terang Kapolsek Tamalatea Kompol Sahrul.

Biasanya, kata Sahrul, korban hidup bersama cucunya. Namun keluarganya itu bertolak ke Makassar. Tinggallah nenek Isa seorang diri di rumahnya.

Pihak keluarga korban juga menolak dilakukan otopsi. Lantaran kematiannya masih dianggap wajar. Selang berapa lama, jenazah nenek Isa langsung dimakamkan. (sym)

(Angkasa Yudhistira)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement