Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

KISAH: Kehilangan Identitas Asli, Kisah Pocahontas Tak Seindah Negeri Dongeng

Silviana Dharma , Jurnalis-Jum'at, 17 Maret 2017 |08:03 WIB
KISAH: Kehilangan Identitas Asli, Kisah Pocahontas Tak Seindah Negeri Dongeng
Ilustrasi Pocahontas (Foto: The Atlantic)
A
A
A

Pada 1614, Pocahontas dibaptis menjadi Kristen. Namanya diperbaharui menjadi Rebecca. Dia kemudian jatuh hati dengan pria Inggris, John Rolfe. Pernikahan mereka dikaruniai seorang putra bernama Thomas.

Menjelang akhir hidupnya, Nyonya Rebecca Rolfe menjadi tontonan orang Inggris. Contoh orang Indian yang sudah dimodernkan.

Pada Maret 1617, keluarga Rolfe kembali ke Virginia. Saat melintasi Sungai Thames, Pocahontas sakit keras. Kapal pun ditepikan. Di Kota Gravesend, Pocahontas menghembuskan napas terakhirnya. Tidak jelas apa sakitnya, diduga TBC atau pneumonia. Ada juga yang mengatakan disentri.

Usianya baru 21 tahun ketika meninggal dunia. Jasadnya dikubur di Gereja St George pada 21 Maret 1617. Suaminya kembali ke Virginia tanpa sang istri, meninggalkan Thomas muda dalam perawatan kerabatnya di Inggris. Setahun setelah kematiannya, hubungan antara Indian Amerika dan Inggris tak ubahnya benang kusut. Kepergian Pocahontas membawa perubahan besar dalam kehidupan suku Indian untuk selama-lamanya. Sekira 90% suku Indian dibantai, genosida terbesar dalam sejarah.

Kini 400 tahun berlalu sejak Pocahontas si pembawa kedamaian meninggal dunia. Kendati begitu, namanya tetap mewangi. Patungnya berdiri tegak di pelataran Gereja St George di Gravesend, Kent, Inggris. Tahun ini, patungnya masuk dalam daftar monumen penting yang akan diperbaiki.

Terlepas dari segala intrik dalam kehidupannya, anak-anak di Negeri Ratu Elizabeth mempelajari Pocahontas sebagai kisah kepahlawanan yang sederhana. Contoh dari pertemuan antara penjajah dan suku Indian yang membawa bencana.

(Emirald Julio)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement