"Mereka tidak senang atas pemberitaan yang menyebut mereka menjual tanah dan mengusik keberadaan gudang ilegal pemasok semen di daerah tersebut, yang sudah 2 kali dirazia namun tetap beroperasi," kata Adi kepada wartawan, Jumat (24/3/2017).
Hingga akhirnya, korban kerap mendapatkan teror dan akhirnya tadi malam, rumah korban didatangi belasan pelaku mengendarai 1 unit mobil trail warna coklat dan 1 unit sepeda motor. Bahkan, korban menyebut ada oknum polisi diantara para preman dan melakukan penganiayaan terhadap korban.
"Tiba-tiba rumah saya ramai didatangi para preman naik 1 mobil dan 1 motor. Pada saat penyerangan, saya sempat diseret dan dipaksa naik ke dalam mobil, namun berhasil dicegah oleh isteri saya dan saya berontak hingga mereka mengeroyok dan menganiaya saya," katanya.
Selain itu, baju dinas iNews TV yang masih melekat di tubuh korban menjadi rusak dan koyak akibat ditarik-tarik paksa oleh 5 orang pelaku.
"Baju iNews TV yang saya pakai sampai koyak dan kancing bajunya terlepas akibat ditarik pelaku karena tidak berhasil membawa saya masuk ke dalam mobil mereka," terang korban, saat akan melakukan pemeriksaan di Polda Sumut.
(Arief Setyadi )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.