Image

Lelah Diburu, Penipu 'Arisan Online' Miliaran Rupiah Serahkan Diri ke Polisi

Era Neizma Wedya, Jurnalis · Sabtu, 22 April 2017 - 04:10 WIB
Ilustrasi (Foto: Ist) Ilustrasi (Foto: Ist)

LUBUKLINGGAU - Owner arisan online (arisol) Novi Agustia yang menggelapkan uang arisan online anggotanya hingga miliaran rupiah. Akhirnya, tidak sanggup lagi dikejar-kejar para anggota arisol, Novi menyerahkan diri ke Mapolsek Lubuklinggau Barat. Jumat 21 April 2017.

Terungkapnya penggelapan uang arisol berdasarkan laporan nomor LP/B.34/IV/2017/Sumsel/LLG/sek.barat tertanggal 8 April 2017 dengan pelapor korban Angga Saputra (26) seorang PNS.

Kapolsek Lubuklinggau Barat AKP Sofian Hadi mengatakan, korban dari arisol ini tidak hanya satu orang, namun banyak korban yang lain belum melapor. Bahkan, tidak hanya berada di kota Lubuklinggau, tetapi dari berbagi daerah di Indonesia.

Diketahui korban, Angga Saputra sendiri mengalami kerugian sekira Rp17.150.000, karena uang yang disetor ke pelaku tidak diketahui rimbanya.

"Ini baru satu orang yang melapor, tidak menutup kemungkinan masih banyak korban lainnya. Sebab, berdasarkan informasi lisan yang kita dapat banyak korban arisan online ini," ujarnya.

Pelaku sendiri menyerahkan diri ke Mapolsek Lubuklinggau Barat pada Kamis 20 April sekira pukul 10.30 WIB. Selanjutnya langsung dilakukan pemeriksaan secara intensif dan pengembangan penyidikan kasus lebih lanjut.

Menurut pengakuan pelaku, korban tidak hanya Angga saja, karena perbuatan tindak pidana penggelapan dan penipuan juga dilakukan pelaku terhadap korban-korban lain yang ada di wilayah Kota Lubuklinggau dan daerah lainnya dengan total uang yang telah diterima pelaku sekira Rp300 juta.

"Dari pelaku sudah kita amankan barang bukti berupa dua buku tabungan BRI dan BCA, kemudian 2 lembar ATM BRI dan BCA Platinum," katanya.

Berdasarkan informasi dari sejumlah korban arisol, pelaku telah membawa kabur uang arisol yang disetor anggota hingga miliaran rupiah. Salah satu korbannya istri anggota DPRD.

"Bukan belasan juta atau ratusan lagi pak, tapi miliaran, karena banyak korbannya, itu, satu korban ada yang bisa lebih dari Rp100 juta," timpal salah satu sumber yang minta namanya dirahasiakan.

Pihak Mapolsek Lubuklinggau Barat saat ini tengah melakukan penyelidikan dan pengembangan guna mengungkap tuntas kasus penipuan bermodus arisol tersebut.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini

Live Streaming