Ketika Ishi ditangkap, pihak berwenang berencana mengirimkannya ke pusat reservasi Indian di Oklahoma. Namun Alfred Kroeber bersikeras bahwa Ishi harus tetap tinggal di universitas. Alfred dan Thomas kemudian memberinya sebuah apartemen di dekat museum universitas dan mengamatinya selama beberapa tahun. Ishi berhasil mempelajari sekitar 600 kata dalam bahasa Inggris dan sebagai balasan, Ishi mengajarkan kedua antropolog itu tentang budaya Yahi dan bahasa Yana.
Ishi kemudian bekerja di Universitas California sebagai asisten peneliti dan bekerja di museum. Ishi bertugas untuk menemui para pengunjung museum, dan ia juga menghabiskan hari-harinya untuk menunjukkan kepada anak-anak bagaimana cara membuat busur serta anak panah.
Dengan kehidupan barunya ini, Ishi dan karyawan di universitas pun menjadi teman. Ia menjadi sangat dekat dengan seorang dokter bernama Saxton Pope, yang terpesona dengan keterampilan Ishi. Pada 1914, Ishi dan teman-temannya melakukan perjalanan ke tanah kelahiran Suku Yahi, di mana Ishi mempresentasikan keterampilan pelacakan dan perburuannya.
Sebagai orang yang menghabiskan sebagian besar hidupnya di alam bebas, Ishi tidak kebal terhadap penyakit modern di sekitarnya dan ia pun sering sakit. Hanya lima tahun setelah dia menjadi anggota masyarakat Barat, Ishi terkena penyakit tuberkulosis dan akibatnya meninggal pada 25 Maret 1916. Teman-temannya mencoba mencegah otopsi di tubuhnya untuk menjaga tubuhnya tetap utuh, sesuai tradisi kematian Yahi, namun usaha mereka sia-sia.
Para dokter di University of California mengambil otak Ishi, sebelum mengkremasi tubuhnya. Pria Suku Yahi terakhir atau bagian Suku Indian yang hidup di alam liar itu dimakamkan di Pemakaman Bukit Olivet di dekat San Francisco. Otaknya kemudian dikirim ke Smithsonian Institution di Washington oleh teman Ishi Alfred Kroeber. Otak Ishi tetap disimpan sampai 10 Agustus 2000. Hingga akhirnya diberikan kepada keturunan Suku India lain yaitu Pit River, yang kemudian menguburkan otak dan abu Ishi di lokasi rahasia di wilayah Deer Creek. (rav)
(Rifa Nadia Nurfuadah)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.