Perlu diketahui, setelah Kerajaan Arab memutuskan hubungan dengan Qatar, enam negara lain juga ikut meninggalkan Qatar. Keenam negara itu, yakni Uni Emirat Arab (UEA), Bahrain, Mesir, Yaman, Libya dan Maladewa.
Selain impor yang perlu dipikirkan juga pemasukan devisa negara melalui ekspor Qatar ke enam negara di atas. Qatar selama ini gencar mengeskpor mesin, peralatan elektronik dan transportasi lainnya lewat Saudi. Berdasarkan laporan PBB, nilai kerjasama ekspor Qatar dengan Saudi mencapai USD896 juta atau Rp12 triliun pada 2015.
Pada dasarnya, pemerintah Qatar sudah meminta agar warganya tidak panik menanggapi pemutusan hubungan ini. Bahkan, pemerintah sudah meyakinkan akan memakai segala upaya agar hal tersebut tidak merugikan masyarakat dan perekonomian Qatar. Namun begitu, warga sudah keburu panik dan menjadikan Senin 5 Juni hari tersibuk di seluruh penjuru supermarket dalam negeri.
(Silviana Dharma)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.