“Ada sesuatu yang terjadi yang tidak kita catat dan ini benar-benar baru, yang pertama di Huey Tzompantli,” sambung Bolanos. Arkeologi lain bernama Raul Barrera menerangkan, tengkorak-tengkorak tersebut akan disusun di menara setelah dipamerkan ke publik di tzompantli.
Berdiameter sekira 6 meter (m), menara tersebut berdiri di sudut tempat penyembahan Huitzilopochtli, Dewa Matahari, perang, dan pengorbanan manusia suku Aztec. Tidak diragukan lagi bahwa menara tersebut adalah salah satu yang disebutkan Andres de Tapia, seorang pejuang Spanyol yang menemani Cortes dalam misi penjajahan pada 1521.
Dalam catatan sejarahnya, de Tapia menghitung sekira puluhan ribu tengkorak yang diketahui bernama Huey Tzompantli. Raul Barrera mengatakan, 676 tengkorak sudah ditemukan sejauh ini. Ia yakin angka tersebut akan terus bertambah sepanjang penggalian masih dilakukan.
(Wikanto Arungbudoyo)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.