Setelah pamannya wafat, Mariam dan Yusuf melanjutkan kebiasaan itu. Dia sudah melakukannya selama kurang lebih 30 tahun. Sekarang pekerjaan tersebut sudah menjadi daya tarik wisata di Ethiopia. Orang-orang datang dari penjuru dunia untuk menonton mereka memberi makan kawanan hyena dengan tangan kosong.
“Orang-orang di Harar senang bisa berteman dengan hyena, memberi makan mereka, dan hidup damai dengan kawanan ini,” terangnya.
Pemandu wisata di Harar, Hailu Gashaw menjelaskan, keberadaan hyena sendiri sudah terbilang cukup lama di negara Afrika Timur tersebut, yakni sejak 1550-an. Ketika Emir ke-42 Harar, Nur ibnu Mujahid membangun tembok kota. Dinding yang dibangun rendah membuktikan, kalau orang Harar menginginkan hyena-hyena itu datang ke kota mereka.
Satu-satunya masalah yang sering dihadapi pada masa itu, kawanan hyena yang lapar terkadang menyerang penduduk setempat dan memakan hewan ternak. Penduduk merasa takut dan tidak nyaman. Semua berubah ketika manusia mulai mendekati mereka dan menjalin persahabatan.
(Silviana Dharma)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.