Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Polisi Ungkap Pencuri Amplifier di Bekasi Tak Punya Catatan Kejahatan

Badriyanto , Jurnalis-Rabu, 09 Agustus 2017 |22:30 WIB
Polisi Ungkap Pencuri Amplifier di Bekasi Tak Punya Catatan Kejahatan
Ilustrasi proses autopsi korban pencuri dibakar massa (Foto: Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Kapolres Metro Bekasi Kombes Asep Adi Saputra mengatakan, Muhammad Al Azhar alias Joya (30), pria yang dikeroyok dan dibakar hidup-hidup hingga tewas mengenaskan belum pernah memiliki catatan kriminal maupun pencuri sebelum-sebelumnya.

"Menurut catatan tidak ada, keluarga korban juga tidak pernah mengatakan itu," ungkap Asep kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (9/8/2017).

Selama ini, Joya dikenal orang baik yang berprofesi sebagai seorang montir atau tukang servis perangkat elektronik sekaligus jual beli amplifier untuk menafkahi keluarganya. Dia membeli amplifier bekas kemudian dijual kembali setelah selesai diperbaiki.

"Bahwa benar saudara MA berprofesi sebagai montir atau servis amplifier. Dia juga menjual amplifier yang dia beli, kalau rusak dia perbaiki dan dia jual lagi," jelasnya.

Akan tetapi, peristiwa nahas mengakhiri profesi Joya, pria satu anak itu diadili massa dan dibakar hidup-hidup hingga tewas mengenaskan lantaran ketahuan mencuri satu unit amplifier milik mushala Al Hidayah di Babelan, Kabupaten Bekasi.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement