Image

Mau Dideportasi, 33 Imigran Sri Lanka yang Terdampar di Nias Diboyong ke Sibolga

Erie Prasetyo, Jurnalis · Sabtu, 12 Agustus 2017 - 14:23 WIB
Imigran Sri Lanka bersiap dikirim ke Sibolga (Istimewa) Imigran Sri Lanka bersiap dikirim ke Sibolga (Istimewa)

MEDAN – Sebanyak 33 imigran ilegal asal Sri Lanka yang terdampar ke Pulau Nias dikirim Kantor Imigrasi Sibolga, Sumatera Utara, untuk dideportase ke negara asalnya. Mereka dikirim Pemkab Nias Utara bersama TNI dan Polri melalui laut.

Kasat Intel Polres Nias, AKP Saksi Tarigan mengatakan, setelah tiga hari ditampyng di Aula Kantor Kelurahan Pasar Lahewa, Nias Utara, para imigran gelap itu pun diboyong ke Sibolga tadi malam. "Mereka diberangkatkan ke Sibolga melalui jalur perhubungan laut di Pelabuhan Angin Gunungsitoli dengan menggunakan KMP Belanak," katanya, Sabtu (12/8/2017).

Pengiriman imigran tersebut dikawal 10 polisi dan dua TNI dari Kodim 0213 Nias. Polisi tidak mengetahui kapan para imigran tersebut dideportase ke negara asalnya. "Urusan kita mengawal saja, kalau dideportase, itu urusan Imigrasi Sibolga dan kita juga belum mengetahui pasti," pungkas Saksi.

Sebelumnya, para imigran gelap itu berangkat dari Sri Lanka pada 3 Juli 2017 untuk mencari suaka ke Australia, karena negaranya sedang dilanda perang saudara. Namun, tiga hari kemudian mesin kapal fiber mereka tumpangi rusak sehingga mereka terombang-ambing di laut sebelum terdampar ke pesisir Pantai Tureloto, Kabupaten Nias Utara, Sumatera Utara.

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini

Live Streaming