Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Ingat! Jelang Pilgub Jabar, Jangan Terjebak Hoax dan Ujaran Kebencian

Oris Riswan , Jurnalis-Senin, 28 Agustus 2017 |09:26 WIB
Ingat! Jelang Pilgub Jabar, Jangan Terjebak <i>Hoax</i> dan Ujaran Kebencian
Ilustrasi (Foto: Shutterstock)
A
A
A

BANDUNG - Anggota DPRD Jawa Barat Gatot Tjahyono mengingatkan publik untuk mewaspadai beredarnya hoax dan ujaran kebencian menjelang Pilgub Jawa Barat 2018 dan Pilkada serentak di 16 Kabupaten/Kota. Publik harus punya kesadaran tinggi agar tidak tertipu dan tergiring dengan hoax dan ujaran kebencian yang ada.

Hoax dan ujaran kebencian sendiri dinilai sangat rawan terjadi, terutama di media sosial. Apalagi, baru-baru ini tertangkap jaringan yang merupakan produsen hoax dan ujaran kebencian.

"Di media sosial itu rawan. Buktinya (pelaku) hoax itu sudah tertangkap kan, sudah mulai ada komplotannya saya kira rawan," kata Gatot kepada Okezone, Senin (28/8/2017).

Sadar atas kondisi itu, pemerintah daerah, KPU, Bawaslu, hingga kepolisian harus mengambil berbagai langkah agar hoax dan ujaran kebencian tidak jadi 'peserta tambahan' di pilkada mendatang. Tapi, masyarakat juga harus berperan aktif agar hoax dan ujaran kebencian bisa diminimalisasi.

Baca juga: Catat! Calon Perseorangan di Pilgub Jabar Harus Kantongi 2,1 Juta KTP Dukungan

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement