(Baca Juga: Cegah Kejahatan Siber, DPR Dorong Koordinasi Kuat antara Penegak Hukum, BIN dan Kemenkominfo)
Sejauh ini, polisi telah menetapkan empat orang sebagai tersangka, yakni JAS, SR, dan MFT, serta MAH. Kemudian, dalam perkembangannya,polisi menemukan 14 rekening terkait dengan sindikat Saracen.
Dalam kasus ini, penyidik menemukan satu bundel proposal yang telah disita oleh polisi. Bahkan, di dalam proposal itu ditemukan fakta bahwa Saracen memasok tarif puluhan juta untuk menyewa jasanya. Namun, tujuan proposal itu masih misteri.
Rincian tarif dalam proposal itu adalah pembuat website dikenakan biaya Rp15 juta. Kemudian, jasa beberapa buzzer dipatok tarif Rp45 juta per bulan. Sang ketua meminta harga Rp10 juta.
(Erha Aprili Ramadhoni)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.