nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Keren! Kolombia Sepakat Gencatan Senjata dengan Pemberontak ELN

Wikanto Arungbudoyo, Jurnalis · Selasa 05 September 2017 02:01 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2017 09 05 18 1769332 keren-kolombia-sepakat-gencatan-senjata-dengan-pemberontak-eln-cqVgxtTg4J.jpg Kolombia sepakat melakukan gencatan senjata dengan pemberontak ELN (Foto: Federico Rios/Reuters)

BOGOTA – Pemerintah Kolombia dan pemberontak Tentara Pembebasan Nasional (ELN) berhasil mencapai kesepakatan gencatan senjata bilateral yang akan mulai efektif berlaku hingga pertengahan Januari 2018. Kata sepakat terucap jelang kunjungan Paus Fransiskus ke Bogota.

Gencatan senjata efektif berlaku sejak 1 Oktober 2017 hingga 12 Januari 2018. Presiden Kolombia, Juan Manuel Santos mengatakan, gencatan senjata bisa saja diperpanjang jika ELN menghormati kesepakatan tersebut. Sebab, prioritas utama adalah melindungi warga Kolombia.

BACA JUGA: Kolombia dan Pemberontak ELN Memulai Perundingan Damai di Ekuador 

“Prioritas adalah untuk melindungi warga negara, jadi selama periode ini, penculikan, serangan ke pipa saluran minyak, dan kekejaman lain terhadap populasi warga sipil akan dihentikan,” ujar Peraih Nobel Perdamaian 2016 itu, mengutip dari Reuters, Selasa (5/4/2017).

Sebagai informasi, ELN didirikan oleh sejumlah Pastor Katolik radikal di Kolombia pada 1964. ELN biasa beroperasi dengan mengebom ladang-ladang minyak dan menculik warga untuk meminta tebusan. Namun, saat ini kedua pihak sedang berupaya mencapai kesepakatan damai untuk mengakhiri perang yang telah berlangsung selama 53 tahun.

Baik pemerintah maupun pemberontak ELN sama-sama mengatakan bahwa kunjungan Paus Fransiskus akan menjadi kesempatan baik mencapai gencatan senjata. Pemerintah menambahkan, detail dan verifikasi metode gencatan senjata masih harus difinalisasi sehingga kesepakatan tidak segera berlaku.

BACA JUGA: Presiden Kolombia Juan Manuel Santos Raih Nobel Perdamaian 2016 

Paus Fransiskus sendiri dijadwalkan tiba di Kolombia pada Rabu 6 September 2017. Pria asal Argentina itu akan melakukan kunjungan selama lima hari dan menyambangi kota-kota seperti Bogota, Villavicencio, Medellin, dan Cartagena.

“Kami telah mengatakan bahwa kunjungan Paus Fransiskus bisa menjadi motivasi tambahan untuk mempercepat upaya mencapai perdamaian. Segera setelah sambutan kedatangan Paus Fransiskus selesai, kami akan melanjutkan upaya melangkah maju menuju deeskalasi konflik hingga perdamaian menjadi kenyataan,” ujar ELN dalam pernyataan resminya.

(war)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini