Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

OKEZONE STORY: Hope Diamond, Berlian Indah dengan Kutukan Berumur Empat Abad

Rahman Asmardika , Jurnalis-Kamis, 07 September 2017 |08:04 WIB
OKEZONE STORY: Hope Diamond, Berlian Indah dengan Kutukan Berumur Empat Abad
Hope Diamond. (Foto: The Vintage News)
A
A
A

DI antara banyak perhiasan dan batu mulia di dunia, mungkin Hope Diamond adalah salah satu yang paling dikenal. Berlian dengan warna biru yang langka itu memiliki sejarah panjang dan telah berpindah tangan selama hampir 400 tahun. Selain sejarahnya yang panjang, Hope Diamond juga dikabarkan memiliki kutukan yang menimbulkan kemalangan pada para pemiliknya.

Kisah berlian yang menakjubkan ini dimulai pada abad ke-17 saat pedagang perhiasan Prancis, jean Baptiste-Tavernier membeli atau mungkin mencuri berlian itu dari sebuah kuil di India. Disebutkan, saat mengetahui berlian mereka dicuri, para pendeta di kuil tersebut memberikan kutukan yang membuat para pemilik berlian tersebut mengalami nasib buruk sepanjang hidupnya.

Setelah Tavernier meninggalkan India, diketahui bahwa ia membawa batu berharga itu ke Paris bersama dengan sekitar 20 potongan berlian lainnya. Di bawah kepemilikannya, batu-batu itu dibuat menjadi Tavernier Blue Diamond yang merupakan pendahulu dari Hope Diamond. Tavernier menjual berliannya kepada kerajaan Prancis yang saat itu dipimpin oleh Raja Louis XIV.

Diceritakan, segera setelah menjual berlian tesebut, Tavernier terjangkit demam dan meninggal dunia. Apakah kematiannya berhubungan dengan kutukan ataukah hanya bumbu cerita mengenai Hope Diamond adalah sebuah spekulasi.

Di tangan Louis XIV, berlian itu dipotong ulang dan terdaftar dengan dua nama baru, Blue Diamond of Crown of France dan French Blue. Namun, kutukan berlian tersebut tampaknya tidak hilang dan memperngaruhi Nicholas Fouquet, seorang pengawas keuangan kerajaan.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement