Di samping kegiatan mata-mata yang dijalaninya, karier Hansen di FBI juga terus menanjak sampai akhirnya dia menempati pos senior dalam kegiatan kontra-intelijen. Setelah Uni Soviet pecah pada 1991, Hansen memutuskan untuk menghentikan karier mata-matanya untuk sementara karena khawatir akan ketahuan. Tetapi, kegiatan itu kembali dilanjutkan pada 1999 saat dia menjabata sebagai penghubung FBI dengan Kementerian Luar Negeri AS. Kali ini Hansen bekerja untuk SVR, sebuah badan intelijen Rusia pasca Soviet.
Ironisnya, kejatuhan Hansen juga disebabkan oleh keterlibatan mata-mata lain. Pada 2000, FBI yang curiga adanya pengkhianat di jajarannya, membayar seorang mantan pejabat KGB sebesar USD7 juta untuk memperoleh informasi dari markas besar SVR. Informasi itu membantu FBI mengidentifikasi Hansen sebagai seorang pengkhianat.
Dengan informasi tersebut, FBI menempatkan Hansen dalam pengawasan dan pada 18 Februari 2001, dia ditangkap di Vienna, Virginia saat melakukan transaksi dokumen rahasia. Dilansir History, Jumat (15/9/2017), di dekat tempat sampah di mana Hansen memasukkan dokumen rahasia curiannya ditemukan sebuah tas berisi uang sebesar USD50 ribu yang menjadi pembayarannya.
Demi menghindari hukuman mati, Hansen setuju untuk melakukan perjanjian dan bekerjasama dengan pemerintah. Pada Juli 2001, dia mengaku bersalah atas 15 tuduhan kegiatan mata-mata dan dijatuhi 15 hukuman seumur hidup tanpa kemungkinan bebas bersyarat. Hansen ditahan di penjara dengan keamanan maksimum di dekat Florence, Colorado bersama kriminal kelas berat lainnya, termasuk “Unabomber” Ted Kaczynski dan pelaku pengeboman World Trade Center 1993, Ramzi Yousef.
Hansen adalah agen FBI ketiga yang tertangkap karena tuduhan mata-mata. Pada 1984, 17 tahun sebelum Hansen ditangkap, Richard Miller, seorang pegawai senior FBI juga ditangkap atas penyerahan dokumen rahasia kepada agen Rusia yang memiliki hubungan gelap dengannya.
Agen lain yang juga terciduk atas tuduhan kegiatan mata-mata adalah Earl Pitts yang menjadi agen ganda untuk KGB dari 1987 sampai 1992. Pitts ditangkap dalam operasi FBI pada 1996 dan dijatuhi hukuman 27 tahun penjara.
(Wikanto Arungbudoyo)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.