Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

6 Poin Pidato Suu Kyi Soal Rohingya, Cek Mana yang Benar

Rifa Nadia Nurfuadah , Jurnalis-Rabu, 20 September 2017 |09:48 WIB
6 Poin Pidato Suu Kyi Soal Rohingya, Cek Mana yang Benar
Pengungsi Rohingya terlihat di kamp penampungan Cox's Bazar, Bangladesh, 19 September 2017. (Foto: Cathal McNaughton/Reuters)
A
A
A

4. Suu Kyi Tidak Memakai Istilah 'Rohingya'

Suu Kyi tidak memakai kata 'Rohingya' dalam pidatonya untuk mendeskripsikan kaum Muslim yang tinggal di Rakhine. Jadi amat sulit untuk memastikan apakah ia merujuk kepada keseluruhan populasi negara bagian tersebut, atau menyebut secara khusus populasi Rohingya yang oleh PBB dan lembaga kemanusiaan lain terdampak oleh kekerasan di Rakhine.

BACA JUGA: Sekjen PBB: Aung San Suu Kyi Punya 1 Kesempatan Terakhir untuk Akhiri Krisis Rohingya

'Rohingya' adalah istilah yang dipakai secara politis di Myanmar dan enggan digunakan Pemerintah Myanmar. Satu-satunya momen Suu Kyi memakai istilah itu dalam pidatonya adalah ketika merujuk kepada militan Arakan Rohingya Salvation Army (ARSA).

"Ia memilih istilah yang berhubungan dengan kelompok teroris. Artinya, inilah satu-satunya identitas yang akan melekat pada Rohingya dalam perspektif Suu Kyi, dan harapannya juga dipakai oleh komunitas internasional," ujar profesor ilmu hukum di Queen Mary, University of London, Penny Green.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement