Usai menjadi korban tembak, Ade Irma segera dibawa ke RSPAD oleh Bu Nas menggunakan mobil petugas yang terparkir di kediamannya. Dijelaskan, kala itu semua anggota keluarga mengharapkan nyawa Ade Irma masih bisa tertolong melalui bantuan medis.
Tindakan medis berupa operasi langsung diberikan kepada Ade Irma. Tapi ternyata setelah melalui perawatan beberapa hari, ia dinyatakan meninggal dunia akibat terlalu banyak mengeluarkan darah.
"Saya mengharapkan bahwa adik saya masih bisa tertolong ya waktu itu. Saya masih berharap adik saya masih tertolong dan operasi itu akan berhasil dengan baik begitu ya. Tapi, ternyata tidak," beber Hendrianti.