Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

KISAH MISTERI: Cerita Mistis Noni Belanda Penghuni Lawang Sewu

Taufik Budi , Jurnalis-Jum'at, 20 Oktober 2017 |00:26 WIB
KISAH MISTERI: Cerita Mistis Noni Belanda Penghuni Lawang Sewu
Foto: Taufik Budi/Okezone
A
A
A

Dengan merogoh sedikit kocek, mereka akan diajak menyusuri lorong-lorong gelap mencari penampakan. Tentunya wisata mistis itu dilakukan secara ilegal. Mereka akan menyelinap masuk melalui pintu seng yang jebol mulai pukul 22.00 WIB hingga 03.00 WIB.

Kini wisata mistis sudah dilarang dan aktivitas malam dibatasi hingga pukul 21.00 WIB. PT KAI selaku pengelola gedung telah melakukan banyak pemugaran. Gedung tua itu kini semakin eksotis ketika malam, karena cahaya lampu-lampu penerang di setiap sudut ruangan.

Namun demikian, kesan mistis masih terasa. Wisatawan yang datang mulai pukul 07.00-21.00 WIB tetap tak berani bersikap sombong dan ceroboh. Pantangan lain yang tak boleh terjadi adalah pikiran kosong atau melamun saat menyusuri lorong-lorong gedung Lawang Sewu.

“Pengunjung sebaiknya jangan sampai kosong (melamun) karena bisa saja kerasukan, baik siang atau malam, jangan sampai melamun,” ujar Temon (33), penjaga parkir kawasan wisata Lawang Sewu, ketika mengawali pembicaraan dengan Okezone.

Warga Kampung Sekayu Kecamatan Semarang Tengah itu mengaku sudah puluhan tahun akrab dengan cerita-cerita mistis seputar Lawang Sewu, karena jarak rumahnya relatif dekat. Menurutnya, misteri Noni Belanda adalah yang paling menyedot perhatian.

“Kalau sini kan sebenarnya istana (makluk halus) jadi ada banyak macamnya. Tapi yang yang paling terkebal itu Noni Belanda. Itu (perwujudannya) berpakaian putih long dress, rambut panjang. Seperti wanita Belanda itu. Mungkin kalau sekarang lebih mudahnya ya disebut kuntilanak,” terangnya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement