Kembali Jadi Perdana Menteri Jepang, Presiden Trump Ucapkan Selamat ke Shinzo Abe

Rufki Ade Vinanda, Okezone · Selasa 24 Oktober 2017 04:08 WIB
https: img.okezone.com content 2017 10 24 18 1801075 kembali-jadi-perdana-menteri-jepang-presiden-trump-ucapkan-selamat-ke-shinzo-abe-e8YDjbrRvE.jpg Presiden Amerika Serikat, Donald Trump dan Perdana Menteri Jepang, Shinzo Abe. (Foto: AFP)

WASHINGTON - Shinzo Abe dipastikan kembali menjabat sebagai Perdana Menteri (PM) Jepang usai partai koalisinya memenangkan kursi mayoritas pada pemilihan umum (pemilu) sela yang dihelat pada Minggu 22 Oktober. Menyusul kembali terpilihnya Abe, Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump mengucapkan selamat kepada pria berusia 63 tahun tersebut.

"Presiden Trump menjalin komunikasi yang bagus melalui sambungan telefon dengan Perdana Menteri Abe untuk mengucapkan selamat padanya atas kemenangan besar yang ia dapatkan," ujar seorang pejabat senior AS yang tak disebutkan namanya.

Baca Juga: Banzai! Dipastikan Kembali Terpilih sebagai PM Jepang, Abe Siap Rombak Konstitusi

Sebagaimana diketahui, Shinzo Abe berhasil kembali menjadi Perdana Menteri Negeri Sakura setelah partai koalisi penguasa berada meraih 310 kursi dari 465 kursi yang tersedia di Parlemen Jepang. Kemenangan ini disinyalir dapat membuat Abe mendorong perubahan konstitusi Jepang yang saat ini bersifat pasifisme. Konstitusi yang baru dipandang akan bisa membuat peran militer Jepang semakin kuat dibandingkan sekarang yang dibatasi hanya untuk membela diri.

Presiden Trump rencananya akan mengunjungi Jepang pada awal November mendatang. Kunjungan orang nomor 1 di Negeri Paman Sam ini merupakan bagian dari kunjungan ke 5 negara Asia yang kemungkinan besar dilakukan untuk membahas tentang ancaman rudal dan nuklir Korea Utara (Korut).

PM Abe sebelumnya telah mengklaim bahwa ia akan menguatkan tekadnya melawan ancaman nuklir Korut mengingat wilayah negaranya yang sudah dimasuki oleh beberapa rudal Pyongyang dalam kurun waktu beberapa bulan terakhir. Pria berusia 63 tahun itu langsung mengatakan dirinya sadar mendapatkan mandat yang berat untuk menangani Pyongyang.

Baca Juga: Raih Super Mayoritas di Parlemen, PM Jepang Janji Tangani Korut dengan Tegas

Pemilu sela tersebut merupakan pertaruhan dari Shinzo Abe di tengah merosotnya popularitas partainya, partai LDP. Akan tetapi, partai berkuasa itu dengan pintar memainkan isu Korut dan perekonomian untuk mencegah Partai Harapan yang dibentuk oleh Gubernur Tokyo Yuriko Koike.

(rav)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini