TANGERANG - Kepergian Surnah (14) anak tunggal dari pasangan suami istri Tuti (35) dan Kusma (alm), korban pabrik petasan PT Panca buana Cahaya Sukses, Kosambi, Kabupaten Tangerang, menyisakan duka yang mendalam bagi keluarga.
Usai pemakaman Surnah di TPU Belimbing, Kosambi, Kabupaten Tangerang, sang ibunda bercerita tentang detik terakhir sebelum akhirnya anak semata wayangnya menjadi korban ledakan pabrik petasan.
Pagi itu sekira pukul 08.00 WIB, Kamis, 26 Oktober, Surnah mengeluhkan sakit kepala kepada sang ibu.
"Sebelum berangkat katanya sakit kepala, terus saya bilang nggak usah kerja. Tapi tetap mau kerja, katanya biar sakit kepala diobatin sama bodreks aja," ungkap Tuti, Sabtu (28/10/2017).
Usai membeli obat di warung dan meminum obat tersebut, Surnah lantas berangkat kerja menuju pabrik tempatnya bekerja sebulan terakhir. Namun, tak seperti biasanya, sang putri menunjukkan sikap yang aneh.