nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Terungkap! Ini Penyebab Ledakan Pabrik Petasan di Kosambi yang Menewaskan 48 Orang

Badriyanto, Jurnalis · Sabtu 28 Oktober 2017 15:20 WIB
https: img.okeinfo.net content 2017 10 28 338 1804215 terungkap-ini-penyebab-ledakan-pabrik-petasan-di-kosambi-yang-menewaskan-48-orang-OkVUjBbtlW.jpg Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono (tengah) memberi keterangan pers di RS Polri Kramatjati (Badriyanto/Okezone)

JAKARTA - Polda Metro Jaya telah menetapkan tiga tersangka insiden ledakan pabrik kembang api PT Panca Buana Cahaya Sukses di Kosambi, Kabupaten Tangerang. Polisi pun membeberkan penyebab ledakan serta kebakaran yang menewaskan 48 orang itu.

Ketiga tersangka adalah pemilik PT Panca Buana Cahaya Sukses Indra Liyono, Direktur Operasional Perusahaan Andria Hartanto, dan tukang las Suparna Ega.

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono mengatakan, berdasarkan keterangan dari para tersangka dan saksi-saksi lainnya disimpulkan bahwa penyebab ledakan pabrik petasan tersebut berasal dari percikan api las.

"Berdasarkan keterangan saksi-saksi memang yang bersangkutan ini mengelas di atas atap dari bahan kembang api yang ditumpuk, sekitar 4.000 kilogram," kata Argo di RS Polri Kramatjati, Jakarta Timur, Sabtu (28/10/2017).

Argo menambahkan, keterangan saksi-saksi itu kemudian dipadukan dengan hasil uji laboratorium forensik yang menguatkan bahwa pabrik petasan itu meledak akibat percikan api las. Dari hasil analisisa itu pula penyidik menyimpulkan ada dugaan kelalaian dari pemilik maupun pengelola pabrik.

(Baca juga: 48 Orang Tewas, Polisi Tetapkan 3 Tersangka Ledakan Pabrik Petasan di Kosambi)

"Penyebab dari kebakaran ini adalah percikan las yang menyambar ke bahan pembuatan kembang api," terangnya.

Karena dinilai ada kelalaian yang menyebabkan orang lain meninggal dunia, Indra pun dijadikan tersangka. Indra dijerat Pasal 359 KUHP tentang Kelalaian yang Menyebabkan Kematian dan Pasal 74 junto 183 Undang-undang nomor 13 tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan karena mempekerjakan anak di bawah umur.

Sementara itu, kedua tersangka lainnya yakni Egi dan Andria dikenakan Pasal 359 KUHP tentang Kelalaian yang Menyebabkan Kematian dan Pasal 188 KUHP tentang Kelalaian yang Menyebabkan Kebakaran.

(Baca juga: 4 dari 47 Jenazah Korban Ledakan Pabrik Petasan di Kosambi Sudah Teridentifikasi, Berikut Namanya)

Ketiganya langsung ditahan di Mapolda Metro Jaya karena dikhawatirkan kabur dan menghilangkan barang bukti. Atas perbuatannya itu mereka terancam kurungan penjara lima tahu penjara.

Sementara itu, hingga kini sudah empat jenazah dari 47 mayat korban ledakan pabrik petasan di Kosambi teridentifikasi. Mereka adalah Slamet Rahmat asal Garut, Parwati binti Atik asal Tangerang, Sutrisna bin Salim asal Tangerang dan Surnah warga Kosambi. Masih ada 43 mayat lagi belum teridentifikasi di RS Polri Kramatjati, Jakarta Timur. (sal)

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini