Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Tolak Reklamasi, PPP DKI: Lebih Baik Prioritaskan Giant Sea Wall!

Fahreza Rizky , Jurnalis-Jum'at, 03 November 2017 |18:08 WIB
Tolak Reklamasi, PPP DKI: Lebih Baik Prioritaskan <i>Giant Sea Wall</i>!
Ilustrasi Reklamasi Teluk Jakarta (Foto: Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Sengkarut reklamasi Teluk Jakarta hingga kini belum berakhir. Kendati pemerintah telah mencabut moratorium pembangunan reklamasi, Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan-Sandiaga Uno bersikukuh menolak praktik uruk laut tersebut.

DPW PPP DKI Jakarta mendukung sikap Pemprov DKI tersebut. Menurut dia, yang saat ini diperlukan adalah percepatan pembangunan tanggul laut pengaman pantai Jakarta atau pengembangan terpadu pesisir Ibu Kota negara, yakni National Capital Integrated Coastal Development (NCICD) atau Giant Sea Wall.

"Konsepnya kan sederhana, air dari gunung ditahan. Air dari laut jangan masuk. Supaya air laut tidak masuk ke Jakarta, itu harus dibendung. Yang mampu bendung itu Giant Sea Wall. Bukan reklamasi," kata Ketua DPW PPP DKI Jakarta, Abdul Aziz di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (3/11/2017).

Menurut dia, reklamasi saat ini tidak tepat dilakukan. Pasalnya, uruk laut tersebut justru menghasilkan pulau baru. Sehingga, air laut tetap saja menyelusup masuk ke dalamnya.

(Baca Juga: Bappenas: Jakarta Terancam Tenggelam, Proyek Giant Sea Wall Jadi Kebutuhan)

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement